GERHANA BULAN SEDANG TERJADI, MALAM INI BULAN BERWARNA MERAH DARAH

Sebelum pergi tidur malam ini, jangan lupa tengok ke langit. Sebuah gerhana bulan total akan terjadi pada Sabtu, 10 Desember ini mulai sekitar pukul 12.45GMT atau 19.45 WIB. Anda yang beruntung akan melihat bulan menjadi lebih besar dan berubah warna menjadi merah darah.

Gerhana bulan total (total lunar eclipse) terjadi saat Bumi melintas tepat di antara Matahari dan Bulan dan membuatnya tertutup sama sekali oleh bayangan.

Fenomena itu akan terlihat dari sebagian kawasan di Amerika Utara. Mereka yang tinggal di Kanada dan Amerika Serikat merupakan orang yang beruntung karena berada di posisi yang paling tepat. Namun pemandangan ini juga bisa dinikmati dengan baik oleh mereka yang tinggal di Alaska, Hawaii, Australia, Selandia Baru, Asia Tengah dan Asia Timur.

“Tak hanya menjadi berwarna merah, Bulan juga akan tampak lebih besar karena ilusi bulan,” kata ilmuwan NASA, seperti dikutip dari Space, 10 Desember 2010. “Namun demikian penyebabnya belum bisa dipahami betul oleh astronom,” ucapnya.

Kenyataannya, Bulan tidak membesar, hanya otak manusia yang melihatnya secara berbeda. Sayangnya, mereka yang tinggal di kawasan barat Amerika Serikat saja yang akan dapat melihat fenomena bulan membesar tersebut.

Khusus untuk warna merah yang dimunculkan oleh bulan, sebut juru bicara NASA, penyebabnya adalah lapisan udara berdebu yang mengelilingi planet Bumi yang menyebabkan memantulnya sinar matahari. “Ia memenuhi kegelapan di balik Bumi dengan warna tersebut,” ucapnya.

Tergantung lokasi atau kondisi atmosfer saat gerhana bulan tersebut, Anda dapat melihat bulan menjadi berwarna mulai dari oranye sampai merah darah. “Ini tentu bisa menjadi momen yang sangat dramatis bagi para fotografer,” kata Alan MacRobert, dari Sky & Telescope. “Anda bisa menggunakan lensa telephoto panjang atau bantuan teleskop kecil untuk mengabadikan momen spesial tersebut,” ucapnya. Diperkirakan, fenomena total lunar eclipse ini baru akan terjadi lagi pada April 2014 mendatang.

KOTA MEULABOH DAN PELABUHAN LAUT


Sore yang indah di Kota Meulaboh membuat kami ingin berputar mengelilingi Ibukota Kabupaten Aceh Besar. Banyak masyarakat yang menggunakan sisa liburan lebaran dengan jalan-jalan bersama keluarga dan pasangannya. Disisi kiri kanan jalan kami menjumpai penjaja makanan yang disinggahi oleh masyarakat untuk nyantai dan makan bersama hingga malam.

Setelah magrib kami menyempatkan diri untuk menikmati suasana malam minggu di kota Meulaboh. Kami menusuri alun alun kota dan menghabiskan malam di Pelabuhan Meulaboh. Suasana yang membuat kami betah berlama-lama sambil makan kacang rebus dan jagung bakar special.

Disana kami dapat merasakan terpaan angin laut yang berhembus dari samudra hindia. Diterangi lampu pelabuhan kami juga sempat melihat seekor penyu yang kesasar dan ikan-ikan kecil. Suasana bertambah ramai karena kehadiran Pemancing yang memenuhi ujung dermaga.

METEOR JATUH DI PERU


Fenomena alam mengagumkan ini berakhir saat meteor hilang di horizon dan disaksikan para warga. Para ahli yakin, meteor ini menyebabkan kebakaran di hutan di selatan kota yang dilanda kekeringan itu.

Meteorit ini jatuh di selatan diantara distrik San Sebastian dan San Geronimo. Cusco sendiri merupakan gerbang menuju benteng Inca, Machu Picchu. Terakhir kali Peru menyaksikan fenomena ini yakni pada 2007 dekat berbatasan Bolivia.

Meteorit seukuran bola basket ini meninggalkan jejak mengagumkan berupa kawah berdiameter 13,4 meter. Kandungan meteorit ini terdiri dari besi, nikel, dan kobalt dengan iridium. Meteorit ini diperkirakan berusia 4,5 miliar tahun dan terbentuk bersamaan tata surya.

Gravitasi Bumi sendiri membuat meteor ini jatuh dengan kecepatan luar biasa seperti dikutip Dailymail, yakni 11,2 km/detik.

TELESKOP AMATI BINTANG MELEDAK DEKAT BUMI


Sebuah supernova, Sabtu (27/8), terlihat berada dekat bumi. Jaraknya lebih dekat dari supernova lain. Para ahli astronomi mengatakan supernova itu baru saja meledak beberapa saat lalu.

Supernova adalah ledakan bintang-bintang yang menghasilkan radiasi yang kadang terpancar ke seluruh bagian galaksi selama beberapa minggu atau bulan.

Pada masa setelah ledakan itu, supernova menyebar banyak energi berupa pendaran sinar terang beserta material bintang lain dengan kecepatan 30.000 km/detik.

Diberitakan Geek, supernova itu ditemukan oleh ahli astronomi Lawrence Berkeley National Laboratory Universitas Berkeley.

Joshua Bloom, asisten profesor astronomi, mengatakan, supernova yang dinamakan PTF 11kly ini adalah temuan penting yang akan jadi bahan pengamatan signifikan untuk dipelajari.

Supernova ini termasuk Type Ia yang pernah juga ditemukan pada 1972, 1937, dan 1572.

Weidong Li, ilmuwan senior Berkeley mengatakan mereka masih belum mengetahui penyebab terjadinya supernova.

Tapi temuan ini akan membantu mereka mencari tau sebabnya dan apa dampaknya bagi bumi.Hasil temuan itu diperoleh dari survey PTF (Palomar Transient Factory), yang menggunakan teleskop robotik. Teleskop otomatis ini dipasang pada Teleskop Samuel Oschin 48 inci di Palomar Observatory di California selatan.

PENENTUAN 1 SYAWAL 1432 H BERPOTENSI BERBEDA


Perayaan 1 Syawal 1432 H berpotensi berbeda. Perbedaan itu dipicu oleh penggunaan kriteria hilal yang barbeda sebagai acuan penetapan awal bulan tersebut.

Hal ini disampaikan oleh peneliti senior Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional, Thomas Djamaluddin kepada Republika di Jakarta, Ahad (21/8)

Bagi kalangan yang menggunakan kriteria wujudul hilal (hilal wujud di atas ufuk dengan prinsip wilayatul hukmi Indonesia), maka dipastikan Idul Fitri jatuh pada tanggal 30/8 .

Namun, bagi kalangan yang memakai kriteria visibilitas hilal (imkan rukyat), maka besar kemungkinan berhari raya pada 31/8. Pasalnya, ketinggian bulan pada 29/8 kurang dari 2 derajat sehingga tak memungkinkan hilal terlihat dengan mata telanjang.

Sementara, batas bulan menurut kriteria tersebut mesti berada pada di atas 2 derajat. “Jadi berpotensi berbeda,” katanya. Perbedaan itu, kata Thomas, tidak mustahil akan terulang di masa mendatang selama tidak ada kesepakatan tentang kriteria itu.

TIPS MEMBUAT CEWEK JATUH CINTA

Apa kabar sobat semua? Kali ini aku kasih Tips Membuat Cewek Jatuh Cinta kepada anda. Sebetulnya tips ini hasil aku Browsing sana sini juga. Jadi siapa tau bermamfaat, aku Posting dech...

Mulai ya...
  • Sebagai Cowok, kita harus Gentle
  • Tidak banyak menilai pribadi cewek
  • Banyak senyum :)
  • Jangan memaksakan diri merebut cintanya
  • Bikin si Dia penasaran sama kamu
  • Bersikap jual mahal dikit
  • Dengarkan ketika ia bercerita biar agak ngantok :D
Tips ini belum aku cobain, soalnya gua juga lagi males pacaran untuk saat ini, (klo ada yang mau boleh juga, ckck :P). Bagi yang punya Tips paling jitu, jangan lupa bagi-bagi ya....

KREDIT WC SANG BIDAN DEMI MEMBANGUN DESA

Berawal dari cita-cita ingin memiliki Puskesmas di desanya, Bidan Eulis Rosmiati dari Desa Ujung Genteng, Sukabumi, Jawa Barat mengabdikan diri. Sedih melihat kondisi desa yang terpencil, minim infrastruktur, buruknya jalan dan sanitasi, serta kurangnya pengetahuan kesehatan warga desa, membuat sang Bidan tergerak untuk melakukan perubahan.

Meski profesinya sebagai bidan desa, ia tak sekedar membantu proses persalinan, tetapi juga membangun desa dengan program hasil kreasinya. Tempat tinggalnya yang berada di pelosok dengan 4.438 penduduk, rata-rata masih hidup di bawah garis kemiskinan. Minimnya pendapatan, membuat mereka sulit menjangkau pelayanan kesehatan yang layak.
Jarak yang jauh menuju Puskesmas seringkali menjadi hambatan warga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai. Meski pemerintah memberikan jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas), serta jaminan persalinan (Jampersal) tetap saja, warga desa Ujung Genteng, Sukabumi kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan. Pasalnya, jarak dari desa menuju puskemas terdekat butuh transportasi yang harus dibayar dengan biaya mahal.

“Jarak puskesmas terdekatnya 30 km, harus ditempuh dalam waktu satu jam pada siang hari, ongkosnya Rp50 ribu. Dengan kondisi seperti ini banyak warga yang akan kesulitan mendapatkan pertolongan kesehatan darurat,” katanya saat ditemui dalam pemberian penghargaan Sang Teladan Kesehatan di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Para warga yang mayoritas berpenghasilan minim sebagai buruh tani dan nelayan makin  sulit mendapatkan bantuan pelayanan kesehatan jika malam sudah tiba. Kondisi penerangan jalan yang tidak memadai serta medan jalan yang kasar, membuat ongkos transportasi semakin mahal. Selain di desanya, Ujung Genteng, masih ada 3 desa lagi di daerahnya yang bernasib sama.

Menurutnya, rumah sakit paling besar, Rumah Sakit Jampang, jaraknya cukup jauh, 50-60 kilometer dari desanya. Rumah Sakit ini pun belum lama berdiri. Sebelumnya, warga harus menempuh perjalanan jauh menuju rumah sakit di wilayah Sekar Wangi, Sukabumi, jaraknya mencapai 160 kilometer.

Bahkan sering warga desa Ujung Genteng mendapat penolakan perawatan dari rumah sakit karena jumlah pasiennya membludak. Sehingga, tidak ada tempat untuk menampung dan merawatnya. Maka sering pula warga desa tersebut pergi ke Bogor hanya untuk berobat. Biaya transportasi yang mereka habiskan bisa mencapai Rp1 juta pulang pergi.

Untuk itulah, beberapa program diciptakan Eulis di desa tempat tinggalnya. Mulai dari membentuk kelompok arisan WC sejak 1998 serta kredit WC pada 2011 hanya untuk meningkatkan jumlah WC di tiap-tiap RT. Eulis juga menciptakan program arisan sebagai dana cadangan saat diperlukan mendadak untuk pengobatan dan biaya persalinan.

Nama berbagai program arisannya pun cukup unik, disesuaikan dengan kemampuan dan mata pencaharian masing-masing penduduk di desa Ujung Genteng. Program tersebut antara lain, 'Seliber' (seliter beras), yaitu pengumpulan beras bagi para warga yang bekerja sebagai petani dengan cara mengumpulkan 2 sendok beras setiap harinya, pagi dan sore. Hingga tiap bulannya diperoleh 60 sendok beras , yang setara dengan seliter beras. Beras ini nantinya dijual pada tengkulak dan uangnya disimpan sebagai biaya  cadangan darurat untuk pengobatan dan persalinan.

“Istilahnya, para petani yang butuh uang untuk berobat nanti  tinggal klaim,” katanya.

Ada lagi program yang diberi nama Meronce Kasih. Program ini khusus untuk nelayan. Mereka diminta mengumpulkan satu kilo ikan dengan kualitas paling rendah setiap pergi melaut. Sama seperti hasil penjualan beras, uangnya pun akan digunakan untuk kepentingan darurat kesehatan.

Bahkan mereka juga memiliki jaminan asuransi kesehatan yang disebut 'Askes Lembur'. Yakni asuransi kesehatan yang hanya berlaku di lembur (kampung). Ada lagi program Lima Ribu Kasih, program ini diperuntukkan bagi para buruh penambang pasir untuk mengumpulkan uang sejumlah Rp5.000 setiap bulannya. Semua dana ini sebagai dana darurat kesehatan.

Program lainnya, 'Sagandu Saminggu' (gandu adalah takaran gula aren), yaitu pengumpulan sisa kerak pada cetakan gula aren. Dari kegiatan ini dapat dikumpulkan sekitar 4 gandu (sekitar 2 kilogram) setiap bulannya.

Tanpa melupakan tugas utamanya sebagai bidan, Eulis juga senantiasa memperhatikan kesehatan dan kesiapan ibu hamil agar dapat menjalani persalinan yang sehat dan selamat. Eulis juga menggagas program Rumah Singgah, yakni pemberdayaan rumah warga sebagai tempat persalinan yang layak untuk ibu bersalin.

Tidak mudah bagi Eulis awalnya membujuk warga menyukseskan program-programnya. Berkat pendekatan melalui acara silaturahmi desa seperti pengajian ibu-ibu dan arisan, programnya berjalan lancar hingga saat ini. Ia pun mengoptimalkan pengoperasian siskamling, untuk siaga membantu para ibu hamil yang hendak melahirkan.

Kepercayaan masyarakat desa akan hal-hal mistis pun awalnya menyulitkan Eulis melancarkan program-programnya, terutama saat menolong persalinan para ibu hamil. Rata-rata wanita hamil di desa sangat percaya akan jampai dari para paraji (dukun beranak), karena mereka memiliki keyakinan bahwa wanita hamil merupakan sosok yang kotor dan banyak disukai oleh makhluk halus. Sehingga, butuh bantuan paraji untuk melancarkan persalinan agar ibu dan bayi sehat dan selamat.

Dulu, mereka tidak percaya dengan pertolongan persalinan yang dilakukan para medis seperti bidan. Untuk itu Eulis juga merangkul para bidan desa untuk membantu menolong persalinan warga. Kini, adanya Rumah Singgah pun mempermudah Eulis melaksanakan persalinan yang sehat.

Berkat program-programnya yang dikenal hingga ke luar pelosok, desa Ujung Genteng, Sukabumi pun dikenal banyak orang. Bahkan Gubernur sempat berkunjung dan menjanjikan akan membangun puskesmas terdekat agar warga desa di wilayah tersebut mendapatkan pelayanan kesehatan dengan mudah tanpa harus mengeluarkan biaya mahal untuk transportasi.

“Saya hanya ingin, janji Gubernur membangun Puskesmas segera terwujud, kami masyarakat desa Ujung Genteng dan sekitarnya, sangat menantikan adanya sarana kesehatan yang dekat dengan desa kami,” katanya.

Karena keberhasilannya meningkatkan kesehatan masyarakat desa, Eulis mendapat penghargaan dari program kesehatan yang digalang oleh Decolgen. Ia pun kini menjadi salah satu penyandang gelar Sang Teladan Kesehatan.

Selain Eulis ada tujuh orang penyandang gelar Sang Teladan kesehatan lainnya, yakni drg. HR Anto Bagus, dr. Michael Leksodimulyo, MBA, M.Kes, drg. Salvi Raini, Non Rawung dan dr. Aisah Dahlan. Serta, dua orang berlatar belakang non medis, Widarti dan Tiara Savitri.

(sumber : www.vivanews.com)

Ini Dia Alasan Pengumuman CPNS Bidan PTT Belum Keluar

‎ Mungkin kebanyakan dari para Bidan PTT yang sudah mengikuti ujian kompetensi dasar TKD pada ujian seleksi CPNS dari Dokter gigi PTT...