Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

MEMBIDIK DENGAN SENAPAN ANGIN


cewek pegang senapan angin


Akurasi selalu subjektif. Satu orang menembak pada sebuah kaleng 20 kaki jauhnya dan lain ingin menembak kaleng pada 50 meter. Keduanya menganggap senjata mereka untuk menjadi akurat jika mereka dapat mencapai target mereka. Penembak lainnya masih ingin melihat apa senapan angin yang akan dilakukan pada 100 yard.

Pada artikel ini, kita akan menemukan apa yang dapat Anda harapkan dari beberapa jenis dan bahkan beberapa model spesifik senapan angin.

Setiap produk memiliki spesifikasi yang membatasi kinerja. Laras, powerplant dan pelet adalah jantung dari setiap airgun keakuratan. Faktor-faktor lain seperti bagaimana pemicu adalah dikendalikan dan seberapa baik saham sesuai dengan penembak juga penting, tapi laras dan pelet terdiri dari sekitar 90 persen dari potensi akurasi untuk senapan angin.

Powerplant menambahkan sejumlah kecil potensi tambahan, tetapi yang mungkin menjadi semakin penting dengan beberapa jenis penembak powerplants jika tidak mempraktikkan teknik bidikan yang tepat.

Sebuah scope akan membuat lebih mudah untuk menembak setiap airgun lebih akurat, tapi itu tidak akan membuat senjata lebih akurat. Gunakan scope jika ia membantu anda menembak senapan angin seperti yang Anda inginkan untuk menembak, misalnya untuk jarak jauh menembak dan berburu, tetapi juga mempertimbangkan apakah jenis alat bantu bidik lain bahkan mungkin bekerja lebih baik untuk apa yang Anda coba lakukan. Sebagai contoh, red dot sight memungkinkan target akuisisi lebih cepat daripada scope, tetapi tidak tepat. Jika Anda tidak membutuhkan akurasi yang presisi, bisa jadi pilihan yang baik.

Bagaimana mengukur sebuah grup ditembak
Jika kita akan berbicara tentang keakuratan, kita harus menggunakan beberapa mudah dipahami cara membandingkan ditembak relatif penempatan. Ukuran kelompok Shot sejauh ini merupakan cara paling populer untuk melakukan hal ini. Kebetulan, istilah “kelompok” adalah benar; itu bukan sebuah pola. Sebuah pola penyebaran tembakan dari senapan angin; sebuah kelompok adalah susunan tembakan dari senjata yang menembak hanya satu proyektil dengan masing-masing ditembak.

Mengukur grup menembak tidaklah sulit, tetapi ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui. Cara yang paling umum untuk menyatakan ukuran grup tembakan adalah jarak antara pusat dari dua tembakan terjauh terpisah. Hal ini sering disingkat menjadi istilah “pusat-ke-pusat,” atau “CTC (Center To Center)”

Mengukur sebuah kelompok dengan mengukur jarak dari pinggiran jauh dari kedua terluas tembakan, dan kemudian mengurangi satu peluru diameter untuk mendapatkan jarak antara pusat-pusat. Jika kedua terluas tembakan dari sekelompok ,22-langkah tembakan kaliber .177 di terlebar mereka kejauhan, jarak CTC adalah 1,0″. Matematika sederhana, dan bekerja sama untuk semua kelompok dan semua kaliber.

Ketika Anda mengukur grup menyebar, jangan lupa bahwa sebagian besar peluru akan merobek wadcutters kecuali raggedly melalui pemotongan kertas bukan lubang yang bersih. Anda harus menemukan ujung sejati dua lubang terluas. Pada awalnya membantu untuk menempelkan pelet di lubang-lubang untuk memvisualisasikan di mana ujung-ujungnya berada. Dengan beberapa pengalaman, menjadi lebih mudah untuk memperkirakan di mana ujung-ujungnya adalah dan Anda tidak perlu menggunakan pelet.

Anda dapat mengukur jarak di seluruh kelompok dengan penggaris atau Anda dapat menggunakan sigmat. Apa pun yang Anda pilih, jangan menipu diri sendiri bahwa suatu alat ukur yang lebih tepat akan membuat pengukuran lebih akurat. Hanya karena Anda mengukur dalam per seribu inchi tidak berarti Anda melakukannya secara akurat. Hanya membuat hasil suara lebih mengesankan, seperti 0,125″ kelompok, dibandingkan dengan 1/8″ kelompok.

TITIK MATI PADA BEBERAPA BINATANG BURUAN

Yang dinamakan titik mati pada hewan adalah bagian tubuh hewan tersebut yang berefek kematian paling cepat apabila terkena tembakan. Pada kali ini kita akan membahas titik mati pada Tupai, Burung dan Musang.
1. TUPAI
Pada tupai titik matinya terletak di bagian kepala,leher dan dada sebab pada bagian yang tersebut terdapat pembuluh dara yang besar dan dengan cepar dapat mengeluarkan banyak darah apabila terkena tembakan.
2. BURUNG (kecil, sedang dan besar)
Titik mati pada burung biasanya penembak cukup menembak di bagian dada itu sudah cukup mematikan apabila burung yang berukuran kecil atau sedang,tetapi lain halnya pada burung yang berukuran besar harus menembak tepat di bagian kepala atau di daerah leher.
    
3.MUSANG
Titik mati pada musang terdapat pada bagian kepala tepatnya di bagian bawah lubang telinga.Jika terkena tembakan di titik itu maka dengan mudah pmburu bisa melumpuhkan musang buruannya tersebut.

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN BERBURU

 
 
Sebagai seorang pemburu, kita mesti menguasai teknik berburu yang baik untuk mendapatkan hasil buruan yang memuaskan. Dan di bawah ini adalah beberapa faktor yang mempengaruhi jumlah hasil buruan  di antaranya:
1. Faktor Alam
Faktor alam maksudnya yaitu seorang pemburu harus bisa memprediksikan gejala alam sewaktu berburu,misalnya arah tiupan angin,jika arah tiupan angin berhembus dari arah kiri penembak menuju arah kanan penembak maka penembah harus menggunakan perasaan sewaktu melepaskan tembakan ke arah target buruan yaitu dengan cara membidik sedikit ke samping kiri target yang tak lain bertujuan agar perkenaan peluru tepat mengenai target ketika peluru melesat sampai ke target.Hal ini di lakukan untuk mengatasi angin yang bertiup dari arah kiri ke kanan penembak dan peluru otomatis ikut terbawa oleh hembusan angin mengingat bobot/masa peluru senapan angin yang beratnya tidak seberapa ketika menuju target
2.  Faktor Senapan Yang Di Gunakan
Senapan yang di gunakan juga mempengaruhi sebab juga senapan yang di gunakan memiliki power yang lemah dan laras senapan yang tidak presisi serta alur laras senapan yang buruk akan mempengaruhi akurasi dan sudah pasti peluru yang di lepaskan akan melesat dan tidak tepat mengenai sasaran.Ini juga harus menjadi perhatian oleh seorang penembak/pemburu.
3.Faktor Kemampuan Penembak
Kemampuan penembak menjadi hal yang utama,jika senapan sudah bagus tetapi tidak di dukung oleh kemampuan penembak yang baik juga maka tidak ada gunanya,contohnya jika seorang penembak memiliki senapan yang memiliki power yang cukup bagus dan di sertai oleh akurasi senapan yang sangat bagus namun dalam pengoprasiannya penembak tidak stabil memegang senapan tersebut atau selalu bergoyang saat memegang senapan tersebut maka semua tembakan juga akan meleset dan tidak mengenai sasaran, atau ketidak fahaman seorang penembak dalam membidik sasaran, dan lain sebagainya. 
 
Oleh karena itu ketiga hal tersebut harus di kuasai oleh seorang penembak/pemburu agar bisa mendapatkan hasil buruan yang memuaskan yang dapat di bawa pulang  di saat berburu. Cukup sekian informasi yang saya berikan semoga bisa menambah pengetahuan khususnya dalam bidang berburu.
 



 

PROSEDUR MENJADI ANGGOTA PERBAKIN


PROSEDUR
MENJADI ANGGOTA PERBAKIN
  1. Hubungi Pengda/Pengcap PERBAKIN dan minta Informasi
  2. Terlebih dahulu anda harus menjadi anggota klub setempat dan memenuhi persyaratan keanggotaan klub
  3. Setelah satu tahun menjadi anggota klub, keanggotaan anda akan diproses
    ke pengda/pengcap PERBAKIN dengan persyaratan sebagai berikut:
    - Mengisi formulir keanggotaan PERBAKIN
    - Meminta rekomendasi dua orang anggota PERBAK
    IN
    - Surat Keterangan Kelakuan Baik (SKKB)
    - Pas foto : 4x6 = 4 lembar, 3x4 = 4 lembar
    - Sehat jasmani dan rohani yang ditunjukan dengan surat dokter
    - Umur minimal 14 tahun (untuk atlet tembak sasaran), dan minimal 21 tahun (untuk atlet berburu)
  4. Untuk Atlet Berburu dan Atlet Tembak Reaksi wajib mengikuti dan lulus pendidikan khusus
  5. Berkas pengajuan keanggotaan Anda akan dikirim oleh pengda ke PB PERBAKIN
  6. Bila seluruh persyaratan telah dipenuhi, maka Anda akan mendapat Kartu Tanda Anggota (KTA) yang dikeluarkan oleh PB PERBAKIN ditandatangani oleh KETUA UMUM. Tersebut berlaku untuk jangka waktu 2 tahun dan dapat diperpanjang dengan persyaratan tertentu.
  7. Kartu Tanda Anggota (KTA) PERBAKIN sebagai bukti sah anda menjadi anggota PERBAKIN dan dapat digunakan untuk persyaratan pembelian senjata, peluru, mengikuti kejuaraan dan lain-lain.


PERSYARATAN PERIJINAN
SENJATA API DAN BAHAN PELEDAK
  1. Bahan peledak komersial merupakan sarana yang sangat dibutuhkan dalam industri pertambangan migas, pertambangan umum dan non tambang (proyek infra struktur) dalam rangka menunjang pembangunan nasional dan meningkatkan devisa negara dari hasil pengolahan sumber daya alam.
  2. Senjata api dan bahan peledak komersial juga dapat disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk kepentingan yang melawan hukum sehingga akan mengganggu stabilitas kamtibmas seperti halnya penyalahgunaan senpi dan handak oleh kelompok terorisme.
  3. Sehingga perlu dilakukan pengawasan, pengendalian dan pengamanan dalam penanganannya dalam hal produksi, impor / pengadaannya, pendistribusiannya, penyimpanannya, dan penggunaan senpi dan handak sampai dengan pemusnahannya yang sudah tidak digunakan
Maksud
Untuk memberi petunjuk dan gambaran tentang prosedur & mekanisme proses perizinan senjata api dan handak peledak komersial.
Tujuan
Untuk mendapatkan persamaan persepsi dan tindakan dalam penggunaan senjata api dan bahan peledak komersial.
Dasar hukum dan kebijakan
  1. Ordonansi Bahan Peledak (Ln.1893 No. 234) Diubah Terakhir Menjadi Ln.1931 No. 168 Tentang Pemasukan, Pengeluaran, Pemilikan, Pembuatan, Pengangkutan Dan Pemakaian Bahan Peledak (Pasal II Aturan Peralihan UUD 1945).
  2. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1948 Tentang Pendaftaran Dan Pemberian Izin Pemakaian Senjata Api.
  3. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1951 (Ln.No. 78/51 Jo Pasal 1 Ayat D Uu No. 8 Tahun 1948) Tentang Peraturan Hukuman Istimewa Sementara.
  4. Undang-Undang Nomor 20 PRP. Tahun 1960 Tentang Kewenangan Perizinan Yang Diberikan Menurut Perundang-Undangan Mengenai Senjata Api, Amunisi Dan Mesiu.
  5. Keppres Republik Indonesia Nomor 125 Tahun 1999 Tanggal 11 Oktober 1999 Tentang Bahan Peledak.
  6. Peraturan Menteri Pertahanan Nomor : Per/22/M/Xii/2006 Tanggal 19 Desember 2006 Tentang Pedoman Pengaturan, Pembinaan Dan Pengembangan Badan Usaha Bahan Peledak Komersial.
  7. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
  8. Skep Kapolri No. Pol. : Skep / 82 / Ii / 2004 Tgl 16 Pebruari 2004 Perihal Buku Petunjuk Pelaksanaan Pengawasan Dan Pengendalian Senjata Api Non Organik Tni / Polri
  9. Peraturan Kapolri No. Pol. : 13 / X / 2006 Tgl 3 Oktober 2006 Perihal Pengawasan Dan Pengendalian Senjata Api Non Organik Tni Polri Untuk Kepentingan Olehraga
  10. Peraturan Kapolri No. 2 Thn 2008 Tgl 29 April 2008 Tentang Pengawasan, Pengendalian Dan Pengamanan Bahan Peledak Komersial
Syarat-Syarat Pemegang Senpi Non Organik Tni / Polri
Sesuai Skep Kapolri No.Pol : Skep/82/II/2004 Tanggal 16 Feb 2004
Tentang :
Buku Petunjuk Pelaksanaan Pengawasan Dan Pengendalian Senjata Api Non Organik Tni / Polri
Senpi Satpam Polsus
Syarat Utk Mendapatkan Ijin Penguasaan Pinjam Pakai Dan Penggunaan Senpi
  • Surat Perintah Tugas dari Pimpinan Satpam/Polsus
  • Foto kopi buku Pas senjata api
  • Foto kopi Tanda Anggota Satpam/Polsus
  • Foto Kopi Surat Keterangan Mahir Menggunakan Senjata Api dari Lemdik Polri
  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
  • Surat Keterangan Test Psikologi dari Polri
  • Pas foto warna dasar merah ukuran 4 X 6 = 2 Lmb, 2 X 3 = 2 Lmb
Senpi Perorangan Peluru Karet
Syarat Untuk Perijinan Senjata Peluru Karet
  • Rekomendasi Kapolda Up. Dir Intelkam
  • Surat Keterangan Test Psikologi dari Polri
  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
  • Fotocopy SIUP (Surat Ijin Usaha Perdagangan) bagi pengusaha swasta
  • Fotocopy Skep Jabatan Bagi Pejabat Pemerintah, Anggota Tni/Polri
  • Fotocopy KTP/KTA (syarat umum minimal 24 tahun maksimal 65 tahun) bagi yg telah melebihi batas usia maksimal khusus untuk perpanjangan diwajibkan utk melengkapi tes kesehatan dan psikologi dari Polri, bila tdk memenuhi persyaratan sejanta tsb agar dihibahkan
  • Pas photo berwarna dasar merah 2 x 3 = 6 lmb
Senpi Perorangan Peluru Gas
Syarat Untuk Perijinan Senjata Peluru Karet
  • Rekomendasi Kapolda Up. Dir Intelkam
  • Surat Keterangan Test Psikologi dari Polri
  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
  • Fotocopy SIUP (Surat Ijin Usaha Perdagangan) bagi pengusaha swasta
  • Fotocopy Skep Jabatan Bagi Pejabat Pemerintah, Anggota Tni/Polri
  • Fotocopy KTP/KTA (Syarat umum minimal 24 tahun maksimal 65 tahun) bagi yg telah melebihi batas usia maksimal khusus untuk perpanjangan diwajibkan utk melengkapi tes kesehatan dan psikologi dari Polri, bila tdk memenuhi persyaratan sejanta tsb agar dihibahkan
  • Pas photo berwarna dasar merah 2 x 3 = 6 lmb
Syarat-Syarat Pemegang Senpi Non Organik Tni / Polri Sesuai Perkap Nomor : 13 / X / 2006 Tanggal 3 Okt 2006
Tentang : Pengawasan Dan Pengendalian Senjata Api Non Organik Tni Atau Polri Untuk Kepentingan Olahraga
Senpi Perbakin
Anggota Perbakin yang dapat Menggunakan Senjata Api Dan Amunisi Yaitu :
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Umur minimal 18 tahun maksimal 65 tahun
  • Memiliki kemampuan / kemahiran dlm menguasai dan menggunakan senjata api serta mengetahui perundang-undangan senjata api, termasuk juga dlm hal merawat menyimpan dan penggunaannya
  • Olaragawan atau atlet penembak yg telah melebihi usia maksimal, apabila masih aktif melakukan kegiatan olahraga pd waktu mengajukan permohonan pembaharuan agar melengkapi persyaratan rekom pb. Perbakin/pengda, keterangan kesehatan dan psikologi.
Penghibahan Senjata Api
Utk Syarat Penghibahan Senjata Api Non Organik Tni Atau Polri Utk Kepentingan Olahraga Sesuai Perkap No. Pol. : 13 / X / 2006 Tgl 3 Oktober Pasal 14 Huruf A Dan B, Pemohon Diwajibkan :
Mengajukan Permohonan Rekomendasi Kepada Kapolda Dgn Tembusan Kapolwil / Kapolres Setempat Dgn Dilengkapi Persyaratan Sbb :
  • Rekomendasi Pengda setempat
  • Data lengkap penerima/pemberi hibah
  • Foto Kopi Buku Pas Yg Terdaftar Di Polda setempat
  • Data / identitas senjata api dan asal usul senjata api yg dihibahkan
  • Data / identitas senjata api / amunisi yg telah dimiliki oleh pemohon
  • Foto kopi KTP pemberi / penerima hibah
  • Foto kopi KTA Perbakin
  • Surat Pernyataan Hibah
  • Sertifikat Lulus Test Menembak dari Pengda Perbakin setempat
  • Surat Keterangan Lulus Test Kesehatan dari Dokter Polri
  • Surat Keterangan Lulus Test Psikologi dari Polri
  • Surat Keterangan Penggudangan Senpi dari Pengda Setempat
  • pas poto berwarna dasr merah ukuran 4 x 6 =2 lmb dan ukuran 2 x 3 = 2 lmb.
  • Mengajukan Permohonan Ijin Kepada Kapolri Up. Kabaintelkam Polri tembusan Kapolda setempat dan untuk masing-masing Permohonan, dgn dilengkapi persyaratan meliputi :
  • Rekomendasi Kapolda dan Ketua Pengda setempat
  • Kelengkapan yang sama pada saat mengajukan Permohonan Rekomendasi kepada Kapolda sebagai mana dimaksud huruf A.
Pembaharuan Buku Pas Senjata Api Milik Perbakin
Utk Syarat Pembaharuan Buku Pas Senjata Api Non Organik Tni Atau Polri Utk Kepentingan Olahraga Sesuai Perkap No. Pol. : 13 / X / 2006 Tgl 3 Oktober Pasal 15 Huruf A Dan B, Pemohon Diwajibkan :
Mengajukan Permohonan Rekomendasi kepada Kapolda dgn tembusan Kapolwil / Kapolres setempat dgn dilengakpi persyaratan sbb :
  • Rekomendasi Pengda Perbakin setempat
  • Foto kopi Buku Pas Senjata Api
  • Tanda Bukti Penitipan Senjata Api dari Pengda Perbakin setempat
  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian
  • Foto Kopi KTA Perbakin
  • Foto KTP Pemohon
  • Mengajukan Permohonan Ijin kepada Kapolri Up. Kabaintelkam Polri Tembusan Kapolda setempat dan untuk masing-masing permohonan dgn dilengkapi persyaratan meliput:
  1. Rekomendasi Kapolda dan Ketua Pengda Perbakin setempat
  2. Buku Pas Asli Kepemilikan Senjata Api
  3. Kelengkapan yg sama pd saat mengajukan Permohonan Rekomendasi kepada Kapolda sebagaimana dimaksud pada huruf A
Pemindahan / Mutasi Senjata Api Milik Perbakin
Utk Syarat Pemindahan / Mutasi Senjata Api Dan Amunisi Non Organik Tni Atau Polri utk kepentingan olahraga sesuai Perkap No. Pol. : 13 / X / 2006 Tgl 3 Oktober Pasal 17huruf A Dan B, pemohon diwajibkan :
Mengajukan Permohonan Rekomendasi kepada Kapolda dgn tembusan Kapolwil / Kapolres setempat dgn dilengakpi persyaratan sbb :
  1. Foto Kopi Buku Pas
  2. Tanda bukti penyerahan / penitipan dari Polda setempat
  3. Peryataan alasan pindah / identitas pemohon
  4. Asal usul senjata api dan latar belakang pemilikan senjata api
  5. Mengajukan Permohonan ijin kepada Kapolri Up. Kabaintelkam Polri tembusan Kapolda setempat dan untuk masing-masing permohonan dgn dilengkapi persyaratan meliputi :
  • Rekomendasi Kapolda dan Ketua Pengda Perbakin setempat
  • Kelengkapan yg sama pd saat mengajukan permohonan rekomendasi kepada Kapolda sebagaimana dimaksud pada huruf A.
Penggudangan Senjata Api Milik Perbakin
Sesuai Perkap No. Pol. : 13 / X / 2006 Tgl 3 Okt 2006 Pasal 19 Ayat 1 , 2 Dan 3 :
  1. Penggudangan Senjata api dan amunisi yg sudah memperoleh ijin wajib disimpan di gudang masing-masing Pengda
  2. Penggudangan senjata api yang belum memperoleh ijin kepemilikan dan amunisi yg belum didistribusikan disimpan digudang senjata api Mabes Polri
  3. Penggudangan senjata api dan amunisi sebagaimana dimaksud pada ayat i dilakukan pengecekan secara berkala setiap 3 bulan sekali oleh Polda setempat
Syarat-Syarat Bahan Peledak
Sesuai Perkap Nomor 2 Thn 2008 Tgl 29 April 2008
Tentang : Pengawasan, Pengendalian Dan Pengamanan Bahan Peledak Komersial
Peraturan Kapolri Nomor 2 Tahun 2008 Tanggal 29 April 2008
Tentang Pengawasan, Pengendalian & Pengamanan Bahan Peledak Komesial Pasal 10 Ayat 5 Bunga Api Yang Digunakan Oleh Masyarakat Adalah :
  • Bunga api mainan berukuran kurang dari 2 inchi ( tidak menggunakan ijin pembelian dan penggunaan
  • Bunga api untuk pertunjukan ( show) berukuran dari 2 inchi sampai dengan 8 inchi .
  • Sedangkan pasal 10 ayat 6 penggunaan dan pembelian bunga api sebagai mana dimaksud pada ayat 5 huruf b, hasrus ijin dari kapolri c. q Kaba Intelkam Polri
Prosedur Perizinan Bahan Peledak
Prosedur perizinan yg hrs ditempuh oleh produsen, distributor dan pengguna akhir utk memperoleh rekomendasi perizinan bahan peledak sesuai dgn Perkap No. 2 Thn 2008 Tgl29 April 2008 Pasal 26 Sbb :
Ijin gudang handak, permohonan rekomendasi diajukan kepada Kapolda Up. Dir Intelkam dgn dilengkapi persyaratan :
Produsen dan distribuitor diwajibkan melengkapi :
  • Alasan dan tujuan pendirian gudang
  • Data jumlah dan macam gudang
  • Perincian jumlah dan kapasitas masing-masing gudang
  • Denah atau peta lokasi gudang
  • Gambar kontruksi dan foto gudang
  • Foto kopi penunjukan sbg produsen dan distributor
Pengguna Akhir, Diwajibkan Melengkapi :
  • Alasan dan tujuan pendirian gudang
  • Data jumlah dan macam gudang
  • Perincian jumlah dan kapasitas masing-masing gudang
  • Denah atau peta lokasi gudang
  • Gambar kontruksi dan foto gudang
  • Hasil pengecekan lapangan
  • Ijin Pemilikan, Penguasaan Dan Penyimpanan (P3) bahan peledak, permohonan rekomendasi diajukan kepada Kapolda Up. Dir Intelkam Polda dgn dilengkapi persyaratan :
  • Produsen dan distributor, diwajibkan melengkapi :
  • Foto kopi dokumen perusahaan
  • Foto kopi Surat Ijin Gudang
  • Biodata Tenaga Ahli Bahan Peledak bagi produsen dan distributor
  • Data kekuatan anggota Satuan Pengamanan (Satpam)
  • Surat Peryataan Produsen Dan Distributor (SPPD)
Pengguna Akhir Diwajibkan Melengkapi :
  • Foto kopi dokumen perusahaan
  • Foto kopi Surat Ijin Gudang
  • Foto kopi Surat Keputusan Pengangkatan Kepala Tehnik
  • Foto kopi Sertifikat Juru Ledak Atau Tembak
  • Foto kopi Kartu Ijin Meledakkan (KIM)
  • Data kekuatan anggota Satuan Pengamanan (Satpam)
  • Surat Peryataan Pengguna Akhir (SPPA)
  • Ijin Pembelian Dan Penggunaan (P2) bahan peledak, permohonan rekomendasi diajukan kepada Kapolda Up. Dir Intelkam Polda dgn dilengkapi persyaratan :
  • Rincian jenis dan jumlah kebutuhan bahan peledak yg akan dibeli
  • Rencana penggunaan bahan peledak
  • Surat Pernyataan Pengguna Akhir
  • Data Kepala Tehnik
  • Data Juru Ledak Atau Juru Tembak
  • Foto kopi Ijin Pemilikan, Penguasaan Dan Penyimpanan Bahan Peledak
  • Foto kopi Ijin Gudang Bahan Peledak
  • Laporan sisa persediaan atau stock bahan peledak yg dimiliki
Gudang Handak
Pengamanan Dan Penyimpanan Bahan Peledak Sesuai Perkap No. 2 Thn 2008 Pasal 67 Wajib Memenuhi Persyaratan Dgn Ketentuan Sbb :
  • Lokasi gudang bahan peledak hrs jauh dari pemukiman penduduk, jalan umum dan lokasi peledak
  • Jarak aman gudang bahan peledak ditentukan :
  • Setiap 1.000 detonator nomor 8 setara dengan 1 kilogram handak peka detonator bilamana kekuatan melebihi detonator nomor 8 hrs disesuaikan dgn ketentuan pabrik pembuatannya
  • Setiap 330 meter sumbu ledak dgn spesifikasi 50 s/d 60 grain setiap 4 kg handak peka detonator
Model gudang bahan peledak sesuai dgn Perkap No. 2 Thn 2008 Tgl29 April 2008 Pasal 68 Sbb:
  • Gudang permanen adalah sesuai dgn gudang yg telah disetujui oleh :
  • Ditjen Mineral, Batu Bara Dan Panas Bumi Utk Wilayah Kuasa Penambangan Umum
  • Ditjen Minyak Dan Gas Bumi Utk Wilayah Kuasa Penambangan Minyak Dan Gas Bumi
  • Polri Untuk diluar kedua wilayah penambangan
  • Gudang sementara yaitu berbentuk container dan terbuat dari plat yg dilapisi papan kayu pd bagian dalam, dan gudang tersebut digunakan utk keperluan penambangan minyak dan gas bumi, mineral, batu bara dan panas bumi serta non-tambang.
  • gudang bahan peledak sesuai dgn Perkap No. 2 Thn 2008 Tgl 29 April 2008 Pasal 69 Ayat 1 Dan 2 Sbb:
Ayat 1 gudang handakhrs memenuhi persyaratan ssb :
  • Kontruksi hrs terbuat dari material yg tdk mudah terbakar, cukup kuat seperti beton, bata, hollow brick dan batu yg dilengkapi lobang-lobang ventilasi pd dinding bagian atas, dan bawah atau alur lobangnya serong dan dilengkapi jeruji besi
  • Atap gudang dipasang dgn bahan yg ringan (esbes atau seng) dan lagit-langitnya dipasang kawat karmunik
  • Pintu gudang harus kuat, dilapisi dgn plat baja dan kunci pintu dilindungi dgn kotak pelindung dibuat dari plat baja
Gudang terdiri dari dua ruangan :
  • Ruangan depan disebut ruangan pengeluaran, yg digunakan utk ruangan administrasi dan pengecekan ke luar atau masuk handak
  • Ruangan belakang digunakan utk menimbun atau menyimpan handak
  • Pintu depan atau pintu luar dan pintu dalam tdk boleh berhadapan langsung
  • Tanah sekitar gudang hrs dibuat tanggul setinggi 2meter dng lebar atas 1 meter dan dikelilingi dgn pagar kawat, dan pintu masuk tdk boleh berhadapan langsung dgn pintu gudang
  • Hrs ada lampu penerangan yg ditempatkan pd pos penjagaan atau pagar disekitar gudang
  • Gudang hrs dilengkapi dgn penangkal petir (tahanan pentahan maksimal 5 ohm)
  • Dlm gudang hrs ada thermometer dan suhu dlm gudang tdk boleh lebih dari 35 derajat celcius utk yg peka detonator
  • Hrs ada pos penjagaan yg letaknya dibagian luar pagar yg dapat mengawasi gudang dan sekitarnya
  • Hrs ada alat pemadam kebakaran yg ditempatkan diluar sekitar gudang dan pos penjagaan serta gudang ammonium nitrate dgn kapasitas diatas 5000 kg hrs dilengkapi dgn air bertekanan (hydariant)
  • Hrs dilengkapi dgn alat-alat tanda bahaya dan alat komunikasi antara lain berupa telepon, radio komunikasi, serine
Ayat 2 jenis gudang bahan peledak terdiri dari :
  • Gudang utk penyimpanan dinamit dan sejenisnya (peka detonator)
  • Gudang utk tempat penyimpanan detonator
  • Gudang utk tempat penyimpanan anfo (peka primer) atau ammonium nitrate (ramuan) dan sejenisnya.

JENIS SENAR, JORAN PANCING DAN TIPSNYA

Jenis-jenis Senar


Jenis Senar Pancing – Di dalam  dunia pemancingan, senar pancing merupakan syarat mutlak untuk menentukan ikan apa yang ingin kita pancing. Karena kekuatan senar sangat berpengaruh pada saat strike dan fight dengan ikan. Pada umumnya senar pancing ada 2 macam yaitu Monofilament dan Multifilament.

Monofilament Line adalah senar yang terdiri dari serat tunggal yang terbuat dari bahan polimer. Senar jenis ini banyak kita jumpai di toko – toko pancing di sekitar kita dan merupakan favorit para pemancing karena harganya yang relatif murah. Para pemancing biasa menggunakan senar jenis ini untuk memancing sehari – hari seperti di kolam pancingan, sungai, bahkan juga di laut.

Yang kedua yaitu Multi filament Line. Sesuai namanya, senar multifilament adalah senar yang terbuat dari serat polietilen yang sangat tipis yang dirangkai menjadi satu senar yang sangat kuat. Bahkan kekuatannya melebihi kekuatan baja dengan fleksibilitas yang baik. Dengan kualitas yang demikian tentunya harga senar jenis ini jauh lebih mahal dibanding senar monofilament.

Pembeli senar ini kebanyakan adalah para penghoby mancing di laut yang menginginkan strike ikan yang besar seperti tuna, marlin, GT, dan lain – lain. Mengingat ikan – ikan tersebut selain besar juga memiliki gigi yang tajam, sehingga memerlukan senar yang tidak mudah putus ketika terkena gigi – gigi ikan tersebut.
Beberapa merk senar terkenal adalah Galis, Varivas, Nitlon, Maguro, Okuma, Kai’zen dan sebagainya.

Jenis Joran Berdasarkan Teknik


Memancing memang hobi yang menyenangkan dan sangat diminati untuk saat ini. Salah satu piranti yang digunakan dalam kegiatan memancing adalah Joran. Joran yang digunakan dalam memancing terdiri dari berbagai jenis sesuai dengan teknik yang akan digunakan dalam memancing. Beberapa jenis joran yang umum digunakan dalam memancing di antaranya adalah:

 1. Surf Casting Rod
Joran untuk memancing dari pinggiran karang atau pantai, joran ini panjangnya bisa mencapai 5 meter, mempunyai dudukan reel yang kuat dan grip yang besar untuk dipegang oleh kedua tangan waktu melempat umpan. Biasanya blank-nya bertipe teleskopik. Ada teknik-teknik moderen dalam melempar umpan dengan joran ini hingga bisa mencapai jarak ratusan meter, contohnya Pendulum Cast. Joran jenis ini seperti joran antena biasa. Keunggulannya joran ini adalah panjangnya yang hampir 5 meter atau lebih. Joran ini biasa digunakan untuk memancing dipinggiran karang ataupun memancing pasiran.

2. Ice Fishing Rod
Joran ini biasa digunakan untuk memancing di es. Joran untuk memancing di danau, kolam, atau sungai yang beku dengan cara membuat lubang di es. Karena untuk memudahkan dalam memancing di es, joran ini relatif pendek, hanya sekitar 80-100cm saja dan menggunakan spinning reel.

3. Fly Fishing Rod
Joran ini dirancang sedemikian rupa hingga dapat melempar umpan khusus berbentuk Flies yang relatif ringan dalam jarak yang jauh. Blank panjang dan kecil diameternya dengan kelenturan yang tinggi, reel seat dirancang khusus untuk fly fishing reel. Rod ini biasanya mempunyai 1 ring guide yang besar disebut Stripping Guide dan beberapa ring guide yang lebih kecil disebut Snake Guide, diletakkan di sepanjang blank joran untuk mengontrol jalannya fly line (kenur khusus untuk fly fishing) yang relatif tebal diameternya. Untuk menghindari gangguan dalam melempar (cast) biasanya rod ini tidak mempunyai bagian butt yang berada belakang reel seat, ataupun ada biasanya pendek saja. Tapi ada tipe rod yang mempunyai butt di bagian belakang reel seat dan malahan ada juga yang dilengkapi gimbal butt, biasanya untuk saltwater fly fishing. Joran jenis ini digunakan untuk umpan ringan yang membutuhkan jarak yang jauh.

4. Trolling Rod

Trolling Rod Joran khusus untuk memancing dengan cara Trolling, yaitu memancing dengan menyeret umpan buatan atau umpan alami memakai kapal yang berjalan dalam kecepatan tertentu. Joran ini biasanya mempunyai ukuran dari 5feet sampai dengan 7feet. Ada 2 tipe line guide untuk joran trolling, light dan medium trolling sampai dengan 50lbs biasanya menggunakan ring guide, untuk heavy trolling 50lbs keatas menggunakan roller guide. Semua tipe joran trolling menggunakan tipe Overhead Reel (conventional reel), yaitu reel yang posisinya berada pada sisi atas joran. Bagian butt pada joran trolling ada 2 jenis, yaitu tipe bent (bengkok) dan straight (lurus).

5. Baitcasting Rod
Baitcasting Rod adalah joran dengan Overhead Reel, biasanya digunakan untuk casting umpan di lokasi-lokasi yang sulit terjangkau dengan akurasi yang tinggi. Ciri khas joran tipe ini ditandai dengan adanya pegangan untuk jari telunjuk disebut Trigger Grip atau Pistol Grip (menyerupai trigger pada senapan) pada real seatnya, dan ring guide untuk joran tipe ini biasanya berdiameter jauh lebih kecil daripada ring guide pada spinning rod. Biasanya merek-merek terkenal mengeluarkan 2 model untuk tipe joran yang sama, yaitu model spinning dan model baitcasting. Joran jenis ini biasa digunakan untuk teknik casting karena dapat menjangkau tempat-tempat tertentu dengan akurat.

6. Spinning Rod
Spinning Rod adalah joran dengan Spinning Reel, joran ini biasa digunakan untuk casting umpan jarak jauh dengan mengorbankan sedikit akurasi lemparan. Joran dengan spinning rod adalah joran yang paling umum digunakan di Indonesia karena kemudahan pakai dan harga yang terjangkau. Joran spinning bisa berbentuk teleskopik, 1 section hingga 3 section blank. Spinning rod mempunyai ring guide yang relatif besar terutama pada ring guide yang pertama bila dihitung dari reel seat, fungsi ring guide yang besar ini adalah me-minimalkan friksi kenur yang berputar terhadap ring guide pada saat umpan dilempar. Spinning rod mempunyai jenis-jenis yang populer dikalangan pemancing seperti joran yang biasa dipakai mancing di empang, joran surf casting, joran popping, joran jigging dan sebagainya.

7. Popping Rod
Popping Rod adalah joran untuk mancing dengan teknik Popping, yaitu melempar umpan buatan dari kayu atau plastik yang disebut Popper. Joran popping menggunakan spinning reel sebagai penggulung kenur. Joran ini mempunyai rentang panjang blank mulai dari 7 feet sampai dengan 8,6 feet. Bagian butt dari joran ini sangat kuat, bagian grip nya menggunakan EVA foam dan dilengkapi dengan gimbal butt, beberapa tipe joran menggunakan reel seat dengan kunci pengaman. Joran popping masa kini menggunakan bahan dasar carbon composite untuk blank-nya, bahan ini sangan kuat dan ringan sehingga joran popping moderen dapat memiliki rating sampai dengan 100lbs, hampir rata-rata joran popping mempunyai fast action tapper.

Rating joran popping biasanya disebutkan dalam satuan PE, misalnya PE5, PE6, PE8, PE10. PE adalah satuan ukuran maksimal beban (breaking strain) pada kenur braided, artinya bila suatu joran popping mempunyai rating PE8 berarti kekuatan kenur maksimal untuk joran tersebut adalah PE8. Ring guide untuk joran popping rata-rata sudah memakai bahan metal alloy atau Silicon Carbide untuk mengantisipasi gesekan kenur braided dengan beban yang besar.

8. Jigging Rod
Banyak pemancing terutama orang-orang Jepang menyukai mancing dengan metode mancing yang dinamakan Jigging ini, yaitu mancing dengan menggunakan umpan berbentuk Metal Jig. Umpan ini bisa dilempar kemudian ditarik-tarik, atau bisa juga diulur masuk ke air sampai dengan kedalaman tertentu kemudian ditarik-tarik dengan irama tertentu (horizontal jigging atau vertical jigging). Joran jigging memerlukan kekuatan yang besar karena beban umpan yang bisa mencapai lebih dari 500gr, semua joran jigging mempunyai fast action tapper. Panjang joran jigging bervariasi mulai dari 5 feet sampai dengan 7 feet.

Seperti halnya joran popping, joran jigging mempunyai konstruksi yang sangat kuat tapi ringan, dikarenakan aktifitas jigging yang sangat menguras tenaga. Rating joran jigging biasanya disebutkan dalam satuan PE, misalnya PE5, PE6, PE8, PE10. PE adalah satuan ukuran maksimal beban (breaking strain) pada kenur braided, artinya bila suatu joran jigging mempunyai rating PE8 berarti kekuatan kenur maksimal untuk joran tersebut adalah PE8.

Joran jigging mempunyai 2 model yaitu overhead dan spinning, beberapa merek terkenal mengeluarkan 1 tipe joran yang sama dengan model overhead dan spinning. Walaupun joran jigging mempunyai rating sampai dengan 100lbs, joran model overhead tetap menggunakan line guide berupa ring, bukan roller seperti pada joran trolling. Ring guide menggunakan bahan dasar metal alloy atau silicon carbide untuk menahan gesekan kenur braided.

9. Joran Tegek
Power dan Action dari joran
Joran dibagi-bagi kelasnya dengan Action (sifat-sifat kelenturan joran waktu mendapat beban) dan Power (kekuatan joran).

- Slow Action

Joran tipe ini sangat lentur lifting powernya sangat rendah, ujung joran dapat melengkung sampai hampir mendekati bagian butt dari joran, joran ini bagus untuk mendeteksi gigitan ikan-ikan kecil dan menggunakan kenur yang kecil. Dengan joran tipe ini, tekanan dari ikan lebih diserap oleh joran daripada oleh kenur karena sifat kelenturannya. Joran dengan bahan dasar fiberglass biasanya mempunyai sifat slow action.

- Fast Action

Bila ditekuk joran ini akan sangat cepat sekali kembali ke posisi semula, sangat cocok untuk melempar umpan dengan akurasi tinggi dan untuk memainkan umpan buatan sehingga gerakannya bagus di air. Joran fast action hanya melengkung pada bagian atas joran saja, biasanya mulai dari setengah bagian joran ke atas. Joran-joran moderen dengan tipe ini biasanya terbuat dari High Modulus Graphite atau Carbon Composite sehingga mempunyai kekuatan, sensitifitas dan power yang luar biasa. Power rating dipakai untuk menentukan beban maksimal umpan dan kelas kenur yang dapat ditangani oleh joran tersebut, hal ini lebih berhubungan dengan besarnya target ikan yang akan dipancing

10. Joran bambu
Joran jenis ini banyak digunakan di daerah Yogyakarta, karena joran jenis ini sudah bertahun-tahun ditemukan di Jogja sampai sekarang. Joran jenis ini merupakan sambungan yang kuat antara joran dengan batang bambu muda pilihan sebagai tempat pegangan. Joran jenis ini tidak menggunakan reel, hanya menggunakan tarikan dengan tangan bila mendapatkan ikan. Pendapat dari penikmat mancing dengan jenis joran ini adalah joran ini sensasi pada saat ditarik oleh ikan lebih terasa mantap. Joran bambu ini biasa digunakan untuk memancing di kolam maupun di sungai.

11. Joran Antena (Telescophic)
Joran antena (Telescophic) : joran jenis ini merupakan joran yang dapat disambung seperti antena, ujung atas bagian tip top nya merupakan bahan yang penuh (tidak kosong), sementara bagaian lainnya kosong. Joran jenis ini biasa dipilih karena mudah untuk dibawa kemana-mana.

Tips Memilih Joran


Zona Ikan Kita - Joran merupakan salahsatu piranti utama yang digunakan dalam kegiatan memancing. Dalam memilih joran yang akan digunakan untuk trip mancing anda pun tidak bisa sembarangan. Agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti: joran patah, kurang pas untuk teknik mancing yang anda gunakan, tidak nyaman dipakai, maka perlu adanya pengetahuan yang lebih luas dalam memilih joran sebelum anda pergi memancing. Berikut ini beberapa hal perlu diperhatikan dan tips dalam memilih joran yang mungkin bisa membantu dan menambah wawasan anda dalam menentukan joran pancing yang anda pilih.
Hal Yang Perlu Diperhatikan
Dalam pemilihan joran, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum anda memutuskan untuk membeli sebuah joran pancing, yaitu:
1. Berat Joran
Berat joran ini juga mesti jadi perhatian kita. Joran fiberglass itu kuat, tapi cukup berat, sedang joran carbon itu ringan tapi lebih mudah patah dibandingkan dengan joran fiberglass. Tapi untuk teknik casting sebaiknya memilih joran yang ringan agar tidak membuat kita mudah lelah.
2. Handle / Grip
Handle ini pada dasarnya ada 3 jenis, yaitu handle pendek, medium dan panjang. Joran yang pendek ini, biasanya dipakai untuk single-hand casting (casting dengan 1 tangan), dan yang panjang untuk double-hand casting (casting dengan 2 tangan). Sedang yang medium, biasanya untuk single-hand casting tapi posisi ujung joran yang lebih panjang ini akan membantu kita menahan beban joran, terutama saat fight dengan ikan. Selain itu, pada handle ini terdapat apa yang disebut dengan “reel sheet” alias dudukan reel. Kita harus tahu dulu, reel apa yang akan kita pakai. Kalau kita mau pakai Spinning Reel, joran juga harus disesuaikan, demikian juga kalau kita mau pakai bait reel.
3. One piece rod / Joran casting
Joran casting terbaik, sebenarnya adalah joran yang cuma 1 batang saja, alias tidak sambungan. Tapi, untuk joran panjang lebih dari 1,8 meter, agak sulit rasanya kalau kita memaksa memakai yang “one piece” itu. Nah, untuk joran panjang, akan lebih baik kalau kita memilih yang 2 pieces untuk panjang joran sekitar 3 m, atau 3 pieces untuk joran yang lebih panjang lagi.
4. Fast Tapper, Slow Tapper
Joran itu secara garis besar ada type yang Fast Tapper dan juga Slow Tapper. Isitilah tapper ini seperti kecepatan action di joran dalam merespon gerakan kita saat kita menghentak joran pada waktu “hit” atau lure disambar ikan. Joran fast tapper ini cenderung keras di bagian pangkal sampai ke bagian tengah joran, baru agak lemas/lentur di ujungnya, sedang yang slow tappercenderung lentur mulai dari ujung joran dekat handle/grip. Joran fast tapper cenderung lebih mudah dipakai, karena dengan joran ini kita bisa casting lebih jauh dan respon joran saat kita gentak juga cukup cepat.
Tips
Ada beberapa tips yang bisa anda terapkan dalam memilih joran ketika anda hendak memancing, antara lain:
1. Tentukan dimana lokasi anda akan memancing, menentukan pilihan joran pancing. Jika anda akan memancing di laut, lebih baiknya anda memilih joran yang biasa tergabung dengan reel didalamnya. Bisa yang include atau bisa anda cari secara terpisah. Mengapa? karena lokasi laut membutuhkan senar (benang pancing) yang panjang. Jadi anda perlu tempat untuk senar (benang pancing) anda. Di sisi lain, sifat ikan yang perlu fight untuk mengangkat ke permukaan. Bayangkan jika senar (benang pancing) anda panjangnya hanya sebatas panjang joran anda?
2. Pilihlah jenis joran batangan jika lokasi memancing ada di sungai-sungai dangkal, kolam pancing, maupun di tepi-tepi danau. Hal ini untuk memudahkan anda dalam menghandle joran pancing. Tidak ada aturan memang untuk menggunakan jenis joran ini di tempat-tempat tersebut. Namun, banyak pendapat dari pemancing yang enjoy/lebih senang menggunakan jenis joran batangan ini. Kembali ke kenyamanan anda masing-masing. Untuk memancing di kolam pancing biasanya orang memilih joran / stick yang sangat lentur sehingga ketika ikan memakan umpan kita dengan gampang membetot / menyentakan pancingan dengan ringan sehingga mulut ikan sobet dan kail tercantel dengan kuat.
3. Jika memilih joran dengan tempat senar (benang pancing) sebagai jalanya benang pancing dari reel, pilihlah yang mempunyai dasar berlapis keramik. Mengapa? karena jika terjadi gesekan pada saat terjadi Fight, kemungkinan tali pancing (senar) putus akan berkurang. Lain halnya jika anda memilih cincin tali pancing yang berdasar besi atau logam-logam lain yang mudah berkarat. Hal ini bisa membuat tali pancing anda putus karena gesekan yang terjadi.
Ada 2 jenis reel yang bisa Anda gunakan:
a). Spinning Reel
Kelebihannya adalah bisa dengan cepat menggulung kenur, jarang terjadi trouble dengan kenur seperti “lash-back”, cukup mudah casting jauh meski lurenya ringan. Kekurangannya adalah kalau kenur tidak kencang maka akan mudah keluar dari spool semaunya sendiri, resiko ruwet besar, tidak terlalu mampu menahan beban berat.
b). Bait Reel
Kelebihannya adalah lebih kuat saat kita menggulung benang / fight dengan ikan, kenur tidak mudah melintir. Intinya, reel ini kuat dalam hal menahan beban. Kekurangannya adalah reel ini menggulung kenur dengan lebih lambat dibanding dengan spinning reel, kalau lurenya ringan agak sulit casting jarak jauh, ada resiko “lash-back” alias, kenur menggulung terbalik di spoolnya.
4. Diameter dari joran juga tidak kalah pentingnya dalam penentuan ini. Karena joran dengan diameter besar, sangat tidak nyaman di pegangan ketika tangan sang pemancing lebih kecil. Hal tersebut juga perlu anda perhatikan dalam lokasi mancing anda. Jangan memilih joran dengan diameter kecil (untuk anak anda) jika lokasi memancing anda adalah di lautan dengan target ikan-ikan besar.

TIPS DAN TRIK MEMANCING

 
 
Salah satu hal yang besar tentang memancing adalah bahwa ada banyak tips dan trik di luar sana. Hampir setiap pemancing memiliki beberapa kebijaksanaan susah payah untuk berbagi. Beberapa dapat diambil dengan sebutir garam. Dan beberapa dapat diambil lebih serius. Di sini, kami menyajikan beberapa yang terakhir, yang dikumpulkan dari orang-orang yang benar-benar tahu memancing

Tips Dasar Memancing

Memancing adalah olahraga menyenangkan yang memerlukan keterampilan dan waktu. Tergantung di mana Anda ikan, taktik Anda akan berbeda. Air payau atau dingin mungkin panggilan untuk gaya tertentu penangkapan ikan, sementara air tawar tenang mungkin perlu gaya yang berbeda. Terlepas dari jenis ikan atau air, ada tips memancing bahwa setiap orang harus mengikuti.

1. Untuk memancing danau dan sungai, pergi ke mana air berubah dari dangkal sampai dalam. Ikan ingin berkumpul dan mencari makanan di daerah ini.
2. Ikan umpan mengkilap dapat menarik ikan tertentu, tetapi pantulan matahari bisa buta mereka dan menyebabkan kebingungan.
3.Gunakan umpan memancing logam kusut bukan jika mungkin, untuk menghindari refleksi terlalu banyak.
Cast dekat dengan garis pantai untuk gigitan lagi.
4.Carilah daerah berlumut, karena ikan lebih memilih untuk berenang di daerah ini untuk mencari makanan.
5.Banyak orang menggunakan cacing sebagai umpan, tapi belalang juga pilihan yang cocok. Ikan yang lebih besar seperti bass benar-benar menikmati serangga.
6.Periksa laporan nelayan lokal hari itu untuk update pada daerah di mana mereka menggigit.
7.Sunrise adalah waktu yang sangat baik untuk ikan, cobalah untuk pergi keluar pagi-pagi.
8.Memperhatikan pergerakan baris Anda. Pelajari bagaimana memahami perbedaan antara ikan penasaran dan salah satu yang menggigit sehingga Anda dapat mengaitkan dan kumparan it in
9.Penelitian daerah Anda akan memancing untuk mencari tahu apa jenis ikan hidup di sana dan hal-hal yang mereka sukai.
10.Bersabar. Kesabaran benar-benar adalah kunci untuk memancing baik. Bawalah buku atau radio jika Anda berencana untuk keluar untuk waktu yang lama dan ingat bahwa semua hal baik datang kepada mereka yang menunggu.

JENIS-JENIS PELETS, MIMIS, GOTRI (PELURU SENAPAN)

Dome :

Pellet dengan Bentuk Kepala Bulat, memiliki daya tahanan angin yang rendah sehingga meningkatkan kecepatan, akurasi, penetrasi dan membuat lintasan yang datar. Bagus untuk Hunting pada umumnya atau latihan menembak pada metal sillhouette atau field target.


Wadcutter :
Pellet dengan Bentuk Kepala Rata menghasilkan lubang yang sempurna pada kertas target sehingga memudahkan juri untuk memberikan nilai pada lomba. Sangat tepat untuk lomba atau hunting hewan kecil seperti burung atau tupai pada jarak sedang.



Pointed :
Pellet dengan Bentuk Kepala Runcing, daya-tembus dan akurasi maksimal pada tembakan jarak jauh. untuk berburu hewan sedang dan besar yang berkulit tebal seperti musang.



Prometheus :
Pellet dari bahan stainless steel dan dibungkus plastik untuk jarak pendek dan jarak jauh tetapi harus dengan tenaga yang lebih besar.







Hollowpoint :
Pellet dengan Bentuk
Kepala Berlubang, membuat luka yang besar pada saat mengenai sasaran tanpa penetrasi yang berlebihan. Makin tinggi kecepatannya, makin besar ekspansinya untuk berburu burung besar, pada jarak sedang.


Dart :
Pellet dengan Bentuk dengan ujung runcing panjang, dibawahnya menggunakan serabut nylon, dirancang khusus untuk berburu binatang dengan maksud membawanya hidup-hidup dengan kondisi pingsan karena terbius, caranya benang nylon tersebut dicelup kedalam cairan obat bius, biasanya dipergunakan untuk melumpuhkan hewan-hewan seperti monyet yg kabur.



Tips Memilih Pellet
:


  1. Sesuaikan dengan kebutuhan untuk hunting atau metal silhuette, dari mulai bentuk sampai berat.
  2. Pilihlah Pellet atau mimis dengan bentuk atau cetakan yang rapi agar dapat menghasilkan akurasi yang bagus.

PEDOMAN PENGGUNAAN SENAPAN ANGIN



  • Selalu menjaga ujung laras ke arah yang aman. Ada beberapa cara aman untuk “membawa” Senapan angin anda tergantung pada situasi. JANGAN SAMPAI LARAS MENGARAH KEPADA SESEORANG.
  • Perlakukan senapan seolah-olah itu selalu dalam keadaan terisi. Anda tidak pernah bisa yakin bahwa Anda adalah orang terakhir yang menggunakan Senapan angin anda tersebut. Selalu memeriksa Senapan angin anda untuk melihat apakah Senapan angin anda tersebut dalam keadaan tidak terisi ketika diambil dari tempat penyimpanan atau diterima dari orang lain. SELALU PERLAKUKAN SENAPAN ANGIN ANDA DALAM KEADAAN TERISI MESKIPUN ANDA TAHU BAHWA SENAPAN ANGIN ANDA TERSEBUT KOSONG.
  • Hanya isi atau kokang Senapan angin anda ketika Anda ingin menembak.
  • Periksa target dan antara target Anda. Pastikan semua orang yang cukup jelas dari area target sebelum menembak. Periksa belakang dan antara target Anda untuk memastikan Anda memiliki penahan yang aman dan bahwa tidak ada orang atau harta bisa terancam.
  • Siapa pun menembak atau dekat penembak .Harus turut berhati-hati. Juga, semua orang lainnya harus tetap di belakang penembak.
  • Pernah memanjat atau melompat dengan Senapan angin anda?. Anda tidak dapat mengendalikan arah moncong jika Anda tersandung atau jatuh. Anda harus aman meletakkan Senapan angin anda kepada seorang teman sementara Anda naik atau melompat.
  • Hindari memantul. Pernah menembak datar permukaan yang keras atau pada permukaan air ? Mimis dapat memantul..! istilahnya Ricochet.
  • Senapan angin anda bila tidak digunakan harus selalu diturunkan. Menjaga senjata diturunkan bila tidak digunakan sangat penting untuk keselamatan Anda dan orang lain. Taruh Senapan angin anda sehingga mereka tidak bisa diakses oleh orang lain dan simpan mimis terpisah dari Senapan angin anda. JANGAN BIARKAN SENAPAN TERISI.. segera buang peluru jika ingin menyimpan/meletakkan senapan!!!
  • Menghormati hak milik orang lain. Apakah anda berlatih menembak atau berburu, Jika Anda seorang tamu pada lingkungan orang lain, anda harus menjaga dan meninggalkan tempat tersebut persis seperti yang Anda mendatanginya. JANGAN SOMBONG SOK JAGOAN!!!

Kecepatan dan stabilitas Pellet (Peluru) Senapan Angin
Sangat luar biasa, jika pellet senapan angin dapat dilontarkan sampai 1200 fps/365 mps, apakah ini mungkin? beberapa senapan angin dengan tenaga yang besar mampu melakukannya. Untuk dapat memahaminya kita harus tahu bagai mana pellet dibuat dan pengaruhnya.

Pellet yang dibuat saat ini dibuat umumnya memiliki bentuk dengan bagian tengah atau pinggang yang mengecil dan membesar lagi pada bagian belakang atau disebut wasp waist, hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kestabilan (mencegah pellet meluncur terbalik atau tumbling) dengan memberikan hambatan angin yang lebih besar pada bagian belakang ditambah lagi dengan lubang dibagian belakang akan semakin menambah hambatan yang timbul, disertai dengan berat pellet dibagian depan akan menjaga pellet pada arah yang tepat. Pada senapan biasa (api) stabilitas peluru dijaga dengan putaran (spinning) yang cepat ini yang membedakan dengan pellet senapan angin, bahkan pellet senapan angin tetap dapat stabil  meskipun mengunakan lubang laras yang halus (smoothbore), hal ini dapat dicapai dengan bentuk seperti shutlecock pada olah raga bulu tangkis yang memiliki hambatan yang tinggi pada bagian belakang. Pada senapan angin  juga ada alur galangan yang menyebabkan pellet berputar saat keluar dari lubang laras, tetapi hal tersebut kurang mencukupi untuk menjaga kestabilan pellet.

Begitu pellet keluar dari laras kecepatannya segera berkurang separuhnya pada 100 m pertama, karena bentuk wasp waistnya (perhatikan pemain bulu tangkis saat melakukan smas, kecepatan shutlecock berkurang secara drastis jika dibandingkan dengan smas yang dilakukan pemain tenis), pada saat pellet dilontarkan melebihi kecepatan suara (1.100 fps/335 mps diatas permukaan laut) maka pellet akan mendapatkan hambatan lagi yang jauh lebih besar, bahkan akan timbul sedikit goncangan akibat turbulansi yang besar pada saat menembus kecepatan suara, hal ini malah mengurangi akurasinya, hal inilah yang menjadi alasan mengapa para petembak jarang membuat senapan angin mereka melebihi kecepatan 900 fps/274 mps bahkan para petembak Olimpiade membuat kecepatan senapan angin mereka hanya 600 fps/183 mps

Hal yang paling umum dilakukan untuk bisa mendapatkan keuntungan dari kecepatan pellet yang tinggi (diatas 1200 fps/365mps) adalah dengan cara menggunakan pellet yang lebih berat , hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan kestabilan pellet saat mengalami turbulensi dengan memanfaatkan efek kelembaman dari massa/berat pellet, atau dapat juga mengunakan pellet dengan bentuk boattail.

SEJARAH SENAPAN ANGIN



Bagi yang suka Olahraga Hunting, senapan adalah alat utama yang diperlukan dalam berburu. Senapan angin adalah senapan yang menggunakan prinsip pneumatik yang menembakkan proyektil dengan menggunakan tenaga udara atau sejenis gas tertentu yang dimampatkan. Senapan angin biasanya digunakan untuk olahraga dan berburu binatang kecil seperti burung dan tupai, ukuran peluru yang dipakai biasanya juga tidak terlalu besar yaitu ukuran kaliber .177 atau 4,5 mm dan 5,5 mm biasanya terbuat dari bahan timah, meskipun begitu senapan ini bisa membunuh manusia kalau prosedur pemakaiannya keliru atau disalahgunakan.

Senapan angin dikembangkan pada saat Amerika Serikat sedang mengalami perang kemerdekaan melawan Inggris. Dikembangkan juga lebih lanjut pada saat perang sipil di Amerika bergejolak. Pada saat itu senapan angin dapat membunuh seekor anak sapi/lembu dalam jarak tembak 10 meter dibagian kepala. Mengenai jarak tembak, bergantung pada jenis senapan angin. Untuk yang bertipe pegas memiliki jarak tembak efektif 30 hingga 40 meter (tergantung bahan dan kualitas pegas), untuk tipe pompa jarak tembak efektifnya adalah 40 meter(tergantung kekuatan memompa) dan tipe gas memiliki jarak tembak efektif 60 meter.

Di Indonesia, salah satu merek yang terkenal akan presisi dan daya tembak mendekati senapan angin eropa adalah Sharp Innova, sedangkan yang cukup mudah ditemui di pasaran serta metode produksinya mudah adalah Cannon. Sharp Innova sebenarnya merupakan merek senapan angin yang diproduksi di Amerika dan Jepang sekitar dua dasawarsa yang lalu dan merupakan senapan angin yang cukup dapat diperhitungkan kualitasnya (menurut review para penggunanya). Kini merek Innova tersebut diproduksi di bawah lisensi (butuh informasi tambahan) oleh banyak produsen lokal di Indonesia . Sharp Innova buatan Indonesia juga mengeluarkan varian lain seperti Sharp Tiger, Sharp Phoenik dan lain-lain.

Senapan kalian merek apa bro?

Ini Dia Alasan Pengumuman CPNS Bidan PTT Belum Keluar

‎ Mungkin kebanyakan dari para Bidan PTT yang sudah mengikuti ujian kompetensi dasar TKD pada ujian seleksi CPNS dari Dokter gigi PTT...