Defekasi adalah pengeluaran feses dari anus dan rektum. Hal ini juga disebut bowel movement. Frekwensi defekasi pada setiap orang sangat bervariasi dari beberapa kali perhari sampai 2 atau 3 kali perminggu. Banyaknya feses juga bervariasi setiap orang. Ketika gelombang peristaltik mendorong feses kedalam kolon sigmoid dan rektum, saraf sensoris dalam rektum dirangsang dan individu menjadi sadar terhadap kebutuhan untuk defekasi.
Defekasi biasanya dimulai oleh dua refleks defekasi yaitu :
Refleks defekasi instrinsik
Ketika feses masuk kedalam rektum, pengembangan dinding rektum memberi gelombang peristaltik pada kolon desenden, kolon sigmoid, dan didalam rektum. Gelombang ini menekan feses kearah anus. Begitu gelombang peristaltik mendekati anus, spingter anal interna tidak menutup dan bila spingter eksternal tenang maka feses keluar.
Refleks defekasi parasimpatis
Ketika serat saraf dalam rektum dirangsang, signal diteruskan ke spinal cord dan kemudian kembali ke kolon desenden, kolon sigmoid dan rektum. Sinyal – sinyal parasimpatis ini meningkatkan gelombang peristaltik, melemaskan spingter anus internal dan meningkatkan refleks defekasi instrinsik. Spingter anus individu duduk ditoilet atau bedpan, spingter anus eksternal tenang dengan sendirinya.
PENGERTIAN DEFEKASI
INKONTINENSIA ALVI
Inkontinensia alvi merupakan salah satu keluhan utama pada penderita lanjut usia. Inkontinenensia adalah pengeluaran urin atau feses tanpa disadari, dalam jumlah dan frekuensi yang cukup shingga mengakibatkan masalah gangguan kesehatan dan/atau sosial. Variasi dari inkontinensia urin meliputi keluar hanya beberapa tetes urin saja, sampai benar-benar banyak, bahkan terkadang juga disertai inkontinensia alvi. Karena kedua hal ini hanya merupakan gejala, maka penyebabnya perlu dicari dan segera ditangani.
Inkontinensia alvi lebih jarang ditemukan dibandingkan inkontinensia urin. Defekasi, seperti halnya berkemih, adalah proses fisiologik yang melibatkan koordinasi sistem saraf, respon refleks, kontraksi otot polos, kesadaran cukup serta kemampuan mencapai tempat buang air besar. Perubahan-perubahan akibat proses menua dapat mencetuskan terjadinya inkontinensia, tetapi inkontinensia alvi bukan merupakan sesuatu yang normal pada lanjut usia.
Secara klinis, inkontinensia alvi dapat tampak sebagai feses yang cair atau belum berbentuk dan feses keluar yang sudah berbentuk, sekali atau dua kali sehari dipakaian atau tempat tidur.
Perbedaan penampilan klinis ini dapat menunjukkan penyebab yang berbeda-beda, antara lain inkontinensia alvi akibat konstipasi (sulit buang air besar), simtomatik (berkaitan dengan penyakit usus besar), akibat gangguan saraf pada proses defekasi (neurogenik), dan akibat hilangnya refleks pada anus.
Dengan diagnosis dan pengobatan yang sesuai ( tindakan suportif, obat-obatan dan bila perlu pembedahan), inkontinensia alvi pada usia lanjut hampir seluruhnya dapat dicegah dan diobati. Tujuannya tidak hanya terletak pada keadaan yang kurang nyaman, bahkan memalukan bagi penderita, tetapi fakta bahwa inkontinensia alvi dapat merupakan petunjuk pertama adanya penyakit serius pada saluran cerna bagian bawah yang memerlukan pengobatan jika benar2 ada.
TERORIS DI ACEH
Dalam beberapa hari ini, halaman surat kabar lokal yang aku baca, membahas adanya sekelompok Radikal di kawasan Seulawah Kecamatan Seulimuem, Kabupaten Aceh Besar.
Entah dari mana dan apa tujuan kelompok tersebut. Yang jelas, kami yang mendiami Tanah Rencong, merasa panik dan gundah. Telah banyak drama konflik yang kami lakoni, telah lama kami hidup dalam suasana perang.
Drama pengepungan yang dilakukan Petugas dari Kops Brimob dan Tim Densus88, membuat aku harus mengingat lagi kenangan pahit yang pernah aku alami selama pertikaian saudara kemarin. Kenangan yang terbayang di saat kami baru merasakan suasana kedamaian.
Biarpun menurut media mereka cuma kelompok Teroris yang menggunakan Aceh sebagai tempat latihan, tapi suasana ini membuat kami gundah. Betapa tidak, percikan darah sudah membasahi lagi Tanah Aceh tercinta. Tanah yang merasakan kedahsyatan Gelombang Tsunami dan Konflik.
Harapanku tidak banyak, aku pribadi tidak memharap santunan atau apapun. Aku hanya mau, suasana damai jangan di warnai dengan pertumpahan darah. Biarlah kami merasakan hidup damai, tentram dan tenang. Semoga kami dapat menatap hari esok dengan cerah.
(Goresan hati anak Aceh)
KOMUNITAS ID GEN'ASIK
Komunitas Sekolah ID merupakan komunitas dimana pengguna Kartu AS mendapat kelebihan Layanan. Baik dari tarif telpon, SMS, sampai Internetan. Tak heran jika kouta kapasitas yang di sediakan, dipenuhi oleh member baru.
Adapun kelebihan yang di dapat oleh Member Gen'Asik adalah, tarif SMS Rp.50 , tarif telpon Rp.13/detik , dan layanan Flash. Untuk membeli paket Flash 35MB, member hanya perlu membeli paket dengan harga Rp.10.000,
Cara mendaftarkan Sekolah ID :
*355*6*Kode ID Sekolah#
lalu tekan "panggil/oke"
atau,
via SMS, ketik: SEKOLAH
kirim ke: 4545.
DAMPAK DARI SAMPAH
Banyak orang yang masih tidak tau bahaya yang ditimbulkan oleh limbah rumah tersebut. Mereka bahkan membuang sampah tersebut ke sungai. Daur jalannya air limbah tersebut, kembali lagi ke warga tersebut. Dari sisi mudahnya saja, air yang tercemar tadi meresap ke sumur-sumur warga dan digunakan untuk minum, serta kebutuhan lain.
Pencemaran yang di sebabkan oleh sampah, memang tidak terasa langsung. Tapi percaya atau tidak, efeknya kita juga yang rasakan. Mulai dari gangguan kesehatan, kerusakan tanah, hingga mendatangkan banjir.
Mari kita menjaga lingkungan dengan hal yang kecil dan gampang, tapi memberikan dampak yang positif terhadap lingkungan. Biasakan membuang sampah pada tempatnya. Dengan ini, kita termasuk ke dalam orang-orang yang telah menjaga kesehatan banyak orang di sekeliling kita. Semoga linkungan kita terbebas dari Penyakit.
Yuk, buang sampah pada tempatnya....
Tak Kerjakan PR, Murid SMP Dipaksa Makan Kapur Tulis
Ulah guru yang satu ini tidak patut ditiru. Gara-gara salah seorang muridnya tidak mengerjakan pekerjaan rumah (PR) matematika, dia memaksa Dwi Agung Cahyono (16), makan kapur tulis.
Akibat ulah guru SMP 6 Kota Probolinggo, bernama Diana Djahra (40) tersebut, Dwi, siswa kelas 9 D ini jatuh sakit dan terpaksa tidak masuk sekolah.
"Perut saya sampai sekarang merasa mules dan sakit, akibat makan kapur tulis itu," aku Dwi, saat ditemui detiksurabaya.com di rumahnya Kelurahan Sumber Wetan, Kecamatan Kedupok, Kota Probolinggo, Jumat (19/2/2010).
Dwi menuturkan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (16/2/2010) lalu. Bahkan, tambahknya, yang dipaksa makan kapur tulis itu tidak hanya dirinya, melainkan juga ada salah seorang siswa bernama Ivan (16), siswa kelas 9 C juga mengalami serupa.
"Dia juga dipaksa makan kapur tulis seperti saya," cerita Dwi yang didampingi kedua orangnya itu.
Meski kondisi korban kini masih lemas dan perutnya merasa mules-mules, namun kedua orangtuanya, Haryono (50) dan Ny Simah tidak membawa anaknya periksa ke dokter. Mereka mengaku tidak mempunyai biaya untuk memeriksakan anaknya.
"Sampai sekarang belum diperiksakan ke dokter. Terus terang kami tidak mempunyai uang," ungkap Haryono.
Haryono sendiri mengaku sangat menyayangkan dengan perilaku guru yang telah memaksa anaknya makan kapur tulis itu. Apalagi sejak kejadian itu, anaknya enggan untuk masuk sekolah lagi.
"Dia tidak mau masuk sekolah lagi. Karena dia katanya malu kepada teman-temannya," tambah Haryono diiyakan istrinya, Ny Simah.
Sementara itu, Diana Djahra, saat dikonfirmasi wartawan di kantor SMP 6 Kota Probolinggo menolak untuk dimintai keterangannya. Bahkan, dia marah-marah dan meminta ID Card wartawan kalau hendak meminta konfirmasi.
"Persoalan ini sudah selesai kok ,dan sudah tidak apa-apa," kilahnya dengan nada tinggi.
ORGANISASI PERBURUHAN INTERNASIONAL (ILO)
Organisasi ini memiliki 179 negara anggota dan bersifat unik di antara badan-badan PBB lainnya, karena struktur tripartit yang dimilikinya menempatkan pemerintah, organisasi pengusaha dan serikat pekerja pada posisi yang setara dalam menentukan program dan proses pengambilan kebijakan.
Wakil-wakil pengusaha dan pekerja/buruh-"mitra sosial" dalam ekonomi-mempunyai suara yang setara dengan pemerintah dalam membentuk kebijakan dan program ILO.
Tujuan utama ilo adalah mempromosikan kesempatan bagi laki-laki dan perempuan untuk memperoleh pekerjaan yang layak dan produktif, dalam suasana yang merdeka, setara, aman dan bermartabat.
ILO berusaha mencapai tujuan ini melalui empat kunci sasaran:
• Mempromosikan dan mewujudkan prinsip-prinsip dan hak-hak mendasar di tempat kerja.
• Menciptakan kesempatan yang lebih besar bagi Perempuan dan Laki-laki untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.
• Meningkatkan cakupan dan keefektifan perlindungan sosial untuk semua.
• Memperkuat asas tripartit dan dialog sosial.
Ini Dia Alasan Pengumuman CPNS Bidan PTT Belum Keluar
Mungkin kebanyakan dari para Bidan PTT yang sudah mengikuti ujian kompetensi dasar TKD pada ujian seleksi CPNS dari Dokter gigi PTT...
-
Kumpulan Foto Cewek Cantik Terbaru - pada kesempatan kali ini saya akan membagikan Kumpulan foto cewek cantik dari indonesia, Klik gambar...
-
Info Release Date: 20 October 2011 Genre: Drama Cast: Revalina S Temat, Lukman Sardi, Ferry Salim, Feby Febiola, Helmalia Putri, In...
-
Mungkin kebanyakan dari para Bidan PTT yang sudah mengikuti ujian kompetensi dasar TKD pada ujian seleksi CPNS dari Dokter gigi PTT...