Dalam beberapa hari ini, halaman surat kabar lokal yang aku baca, membahas adanya sekelompok Radikal di kawasan Seulawah Kecamatan Seulimuem, Kabupaten Aceh Besar.
Entah dari mana dan apa tujuan kelompok tersebut. Yang jelas, kami yang mendiami Tanah Rencong, merasa panik dan gundah. Telah banyak drama konflik yang kami lakoni, telah lama kami hidup dalam suasana perang.
Drama pengepungan yang dilakukan Petugas dari Kops Brimob dan Tim Densus88, membuat aku harus mengingat lagi kenangan pahit yang pernah aku alami selama pertikaian saudara kemarin. Kenangan yang terbayang di saat kami baru merasakan suasana kedamaian.
Biarpun menurut media mereka cuma kelompok Teroris yang menggunakan Aceh sebagai tempat latihan, tapi suasana ini membuat kami gundah. Betapa tidak, percikan darah sudah membasahi lagi Tanah Aceh tercinta. Tanah yang merasakan kedahsyatan Gelombang Tsunami dan Konflik.
Harapanku tidak banyak, aku pribadi tidak memharap santunan atau apapun. Aku hanya mau, suasana damai jangan di warnai dengan pertumpahan darah. Biarlah kami merasakan hidup damai, tentram dan tenang. Semoga kami dapat menatap hari esok dengan cerah.
(Goresan hati anak Aceh)
TERORIS DI ACEH
KOMUNITAS ID GEN'ASIK
Mungkin, sebagian besar pengguna Kartu AS sudah tau apa itu Sekolah ID. Bahkan mungkin sebagian besar pengguna Kartu AS sudah bergabung dan menikmati kemudahan layanan Gen'Asik.
Komunitas Sekolah ID merupakan komunitas dimana pengguna Kartu AS mendapat kelebihan Layanan. Baik dari tarif telpon, SMS, sampai Internetan. Tak heran jika kouta kapasitas yang di sediakan, dipenuhi oleh member baru.
Adapun kelebihan yang di dapat oleh Member Gen'Asik adalah, tarif SMS Rp.50 , tarif telpon Rp.13/detik , dan layanan Flash. Untuk membeli paket Flash 35MB, member hanya perlu membeli paket dengan harga Rp.10.000,
Cara mendaftarkan Sekolah ID :
*355*6*Kode ID Sekolah#
lalu tekan "panggil/oke"
atau,
via SMS, ketik: SEKOLAHID Sekolah,
kirim ke: 4545.
Komunitas Sekolah ID merupakan komunitas dimana pengguna Kartu AS mendapat kelebihan Layanan. Baik dari tarif telpon, SMS, sampai Internetan. Tak heran jika kouta kapasitas yang di sediakan, dipenuhi oleh member baru.
Adapun kelebihan yang di dapat oleh Member Gen'Asik adalah, tarif SMS Rp.50 , tarif telpon Rp.13/detik , dan layanan Flash. Untuk membeli paket Flash 35MB, member hanya perlu membeli paket dengan harga Rp.10.000,
Cara mendaftarkan Sekolah ID :
*355*6*Kode ID Sekolah#
lalu tekan "panggil/oke"
atau,
via SMS, ketik: SEKOLAH
kirim ke: 4545.
DAMPAK DARI SAMPAH
Banyak yang tidak tau bahaya membuang sampah sembarangan. Kalo kita liat dari aspek dasarnya saja kita tau, kalau sampah itu adalah "kotoran". Kotoran yang bisa menyebabkan efek negatif bagi kesehatan kita dan lingkungan.
Banyak orang yang masih tidak tau bahaya yang ditimbulkan oleh limbah rumah tersebut. Mereka bahkan membuang sampah tersebut ke sungai. Daur jalannya air limbah tersebut, kembali lagi ke warga tersebut. Dari sisi mudahnya saja, air yang tercemar tadi meresap ke sumur-sumur warga dan digunakan untuk minum, serta kebutuhan lain.
Pencemaran yang di sebabkan oleh sampah, memang tidak terasa langsung. Tapi percaya atau tidak, efeknya kita juga yang rasakan. Mulai dari gangguan kesehatan, kerusakan tanah, hingga mendatangkan banjir.
Mari kita menjaga lingkungan dengan hal yang kecil dan gampang, tapi memberikan dampak yang positif terhadap lingkungan. Biasakan membuang sampah pada tempatnya. Dengan ini, kita termasuk ke dalam orang-orang yang telah menjaga kesehatan banyak orang di sekeliling kita. Semoga linkungan kita terbebas dari Penyakit.
Yuk, buang sampah pada tempatnya....
Banyak orang yang masih tidak tau bahaya yang ditimbulkan oleh limbah rumah tersebut. Mereka bahkan membuang sampah tersebut ke sungai. Daur jalannya air limbah tersebut, kembali lagi ke warga tersebut. Dari sisi mudahnya saja, air yang tercemar tadi meresap ke sumur-sumur warga dan digunakan untuk minum, serta kebutuhan lain.
Pencemaran yang di sebabkan oleh sampah, memang tidak terasa langsung. Tapi percaya atau tidak, efeknya kita juga yang rasakan. Mulai dari gangguan kesehatan, kerusakan tanah, hingga mendatangkan banjir.
Mari kita menjaga lingkungan dengan hal yang kecil dan gampang, tapi memberikan dampak yang positif terhadap lingkungan. Biasakan membuang sampah pada tempatnya. Dengan ini, kita termasuk ke dalam orang-orang yang telah menjaga kesehatan banyak orang di sekeliling kita. Semoga linkungan kita terbebas dari Penyakit.
Yuk, buang sampah pada tempatnya....
Tak Kerjakan PR, Murid SMP Dipaksa Makan Kapur Tulis
Tak Kerjakan PR, Murid SMP Dipaksa Makan Kapur Tulis
Ulah guru yang satu ini tidak patut ditiru. Gara-gara salah seorang muridnya tidak mengerjakan pekerjaan rumah (PR) matematika, dia memaksa Dwi Agung Cahyono (16), makan kapur tulis.
Akibat ulah guru SMP 6 Kota Probolinggo, bernama Diana Djahra (40) tersebut, Dwi, siswa kelas 9 D ini jatuh sakit dan terpaksa tidak masuk sekolah.
"Perut saya sampai sekarang merasa mules dan sakit, akibat makan kapur tulis itu," aku Dwi, saat ditemui detiksurabaya.com di rumahnya Kelurahan Sumber Wetan, Kecamatan Kedupok, Kota Probolinggo, Jumat (19/2/2010).
Dwi menuturkan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (16/2/2010) lalu. Bahkan, tambahknya, yang dipaksa makan kapur tulis itu tidak hanya dirinya, melainkan juga ada salah seorang siswa bernama Ivan (16), siswa kelas 9 C juga mengalami serupa.
"Dia juga dipaksa makan kapur tulis seperti saya," cerita Dwi yang didampingi kedua orangnya itu.
Meski kondisi korban kini masih lemas dan perutnya merasa mules-mules, namun kedua orangtuanya, Haryono (50) dan Ny Simah tidak membawa anaknya periksa ke dokter. Mereka mengaku tidak mempunyai biaya untuk memeriksakan anaknya.
"Sampai sekarang belum diperiksakan ke dokter. Terus terang kami tidak mempunyai uang," ungkap Haryono.
Haryono sendiri mengaku sangat menyayangkan dengan perilaku guru yang telah memaksa anaknya makan kapur tulis itu. Apalagi sejak kejadian itu, anaknya enggan untuk masuk sekolah lagi.
"Dia tidak mau masuk sekolah lagi. Karena dia katanya malu kepada teman-temannya," tambah Haryono diiyakan istrinya, Ny Simah.
Sementara itu, Diana Djahra, saat dikonfirmasi wartawan di kantor SMP 6 Kota Probolinggo menolak untuk dimintai keterangannya. Bahkan, dia marah-marah dan meminta ID Card wartawan kalau hendak meminta konfirmasi.
"Persoalan ini sudah selesai kok ,dan sudah tidak apa-apa," kilahnya dengan nada tinggi.
Ulah guru yang satu ini tidak patut ditiru. Gara-gara salah seorang muridnya tidak mengerjakan pekerjaan rumah (PR) matematika, dia memaksa Dwi Agung Cahyono (16), makan kapur tulis.
Akibat ulah guru SMP 6 Kota Probolinggo, bernama Diana Djahra (40) tersebut, Dwi, siswa kelas 9 D ini jatuh sakit dan terpaksa tidak masuk sekolah.
"Perut saya sampai sekarang merasa mules dan sakit, akibat makan kapur tulis itu," aku Dwi, saat ditemui detiksurabaya.com di rumahnya Kelurahan Sumber Wetan, Kecamatan Kedupok, Kota Probolinggo, Jumat (19/2/2010).
Dwi menuturkan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (16/2/2010) lalu. Bahkan, tambahknya, yang dipaksa makan kapur tulis itu tidak hanya dirinya, melainkan juga ada salah seorang siswa bernama Ivan (16), siswa kelas 9 C juga mengalami serupa.
"Dia juga dipaksa makan kapur tulis seperti saya," cerita Dwi yang didampingi kedua orangnya itu.
Meski kondisi korban kini masih lemas dan perutnya merasa mules-mules, namun kedua orangtuanya, Haryono (50) dan Ny Simah tidak membawa anaknya periksa ke dokter. Mereka mengaku tidak mempunyai biaya untuk memeriksakan anaknya.
"Sampai sekarang belum diperiksakan ke dokter. Terus terang kami tidak mempunyai uang," ungkap Haryono.
Haryono sendiri mengaku sangat menyayangkan dengan perilaku guru yang telah memaksa anaknya makan kapur tulis itu. Apalagi sejak kejadian itu, anaknya enggan untuk masuk sekolah lagi.
"Dia tidak mau masuk sekolah lagi. Karena dia katanya malu kepada teman-temannya," tambah Haryono diiyakan istrinya, Ny Simah.
Sementara itu, Diana Djahra, saat dikonfirmasi wartawan di kantor SMP 6 Kota Probolinggo menolak untuk dimintai keterangannya. Bahkan, dia marah-marah dan meminta ID Card wartawan kalau hendak meminta konfirmasi.
"Persoalan ini sudah selesai kok ,dan sudah tidak apa-apa," kilahnya dengan nada tinggi.
ORGANISASI PERBURUHAN INTERNASIONAL (ILO)
Organisasi Perburuhan Internasional (Internasional Labour Organization/ILO) merupakan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan tanggung jawab internasional khusus mengenai ketenaga kerjaan kerja. Serta berkantor pusat di Jenewa.
Organisasi ini memiliki 179 negara anggota dan bersifat unik di antara badan-badan PBB lainnya, karena struktur tripartit yang dimilikinya menempatkan pemerintah, organisasi pengusaha dan serikat pekerja pada posisi yang setara dalam menentukan program dan proses pengambilan kebijakan.
Wakil-wakil pengusaha dan pekerja/buruh-"mitra sosial" dalam ekonomi-mempunyai suara yang setara dengan pemerintah dalam membentuk kebijakan dan program ILO.
Tujuan utama ilo adalah mempromosikan kesempatan bagi laki-laki dan perempuan untuk memperoleh pekerjaan yang layak dan produktif, dalam suasana yang merdeka, setara, aman dan bermartabat.
ILO berusaha mencapai tujuan ini melalui empat kunci sasaran:
• Mempromosikan dan mewujudkan prinsip-prinsip dan hak-hak mendasar di tempat kerja.
• Menciptakan kesempatan yang lebih besar bagi Perempuan dan Laki-laki untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.
• Meningkatkan cakupan dan keefektifan perlindungan sosial untuk semua.
• Memperkuat asas tripartit dan dialog sosial.
Organisasi ini memiliki 179 negara anggota dan bersifat unik di antara badan-badan PBB lainnya, karena struktur tripartit yang dimilikinya menempatkan pemerintah, organisasi pengusaha dan serikat pekerja pada posisi yang setara dalam menentukan program dan proses pengambilan kebijakan.
Wakil-wakil pengusaha dan pekerja/buruh-"mitra sosial" dalam ekonomi-mempunyai suara yang setara dengan pemerintah dalam membentuk kebijakan dan program ILO.
Tujuan utama ilo adalah mempromosikan kesempatan bagi laki-laki dan perempuan untuk memperoleh pekerjaan yang layak dan produktif, dalam suasana yang merdeka, setara, aman dan bermartabat.
ILO berusaha mencapai tujuan ini melalui empat kunci sasaran:
• Mempromosikan dan mewujudkan prinsip-prinsip dan hak-hak mendasar di tempat kerja.
• Menciptakan kesempatan yang lebih besar bagi Perempuan dan Laki-laki untuk mendapatkan pekerjaan yang layak.
• Meningkatkan cakupan dan keefektifan perlindungan sosial untuk semua.
• Memperkuat asas tripartit dan dialog sosial.
KISAH KENANGAN ANAK DESA
Desa, sebuah lingkungan yang sangat geli bagi sebagian orang. Lingkungan yang dihuni oleh beberapa Kepala Keluarga(KK). Geografisnya pun di domisili oleh 80% persawahan dan perkebunan. Selebihnya baru perumahan warga. Itupun dengan letak yang tak menentu.
Ya... Desa, di situlah aku tinggal di besarkan. Memang hidup di Desa tak seindah di Kota, apa lagi Kota-kota Besar. Tapi harus gimana, aku toh memang dilahirkan dan dibesarkan disitu. Menghabiskan waktu bersama teman-teman, bermain permainan di lokasi manapun, mengaji bersama di saat malam datang. Mungkin suasana itu yamg membuat kami merasa nyaman hidup di lingkungan Desa.
Di balik semua kejadian yang pernah aku rasakan, banyak tersimpan kenangan-kenangan yang membuat aku kepingin kembali ke masa lalu, biarpun sejenak. Perasaan ini, juga dirasakan oleh teman-teman aku yang sekarang sedang mengadu nasib ke berbagai daerah. Pengen rasanya kami sejenak kembali dan melakukan hal-hal yang pernah kami buat di kala itu.
Di antara Ribuan Kenangan, ada satu kenangan yang kerap membayangi, disaat aku mengenang masa lalu ku. Itu lah kenangan yang tak pernah bisa aku lupakan.
Gak salah orang menamakan cinta monyet, takutnya lebih besar dari cinta. Hehehe...
Kala itu hari yang damai. seperti biasa, Pulang sekolah aku makan siang terus keluyuran kemana-mana. Mau gimana, yang namanya anak kecil, 80% waktu cuma untuk bermain. Gitu juga aku dulu.
Anehnya, waktu itu aku agak males di ajak maen. Entah kenapa, aku lebih memilih duduk di Pos Kamling. Kebetulan ada kawan yang nemanin aku, jadi aku gak sendirian.
Di saat asyik nyetel-nyetel sepeda (kendaraan berhargaku), tiba-tiba lewat seorang gadis yang cantik. Usianya seumuran sama aku juga. Masih terbayang dengan jelas, disaat itu dia mengayuh sepeda mininya, memakai baju Busana Sopan, dengan jelbab orange yang begitu manis. Sempat aku lihat Tas coklat bersandar di dalam keranjang sepeda'nya.
Aku mencoba menatap dia dengan manja, tau sendiri tatapan anak 10 tahunan, hehe. Gadis itu pun tersenyum padaku.
Sungguh, hampir aku jatuh pingsan, jantungku berdegup dengan kencang.
Ya Tuhan, hampir saja saat itu tangan aku dimakan rantai sepeda, gara-gara terpana menatap gadis tercantik yang pernah aku tatap.
Tak cukup disitu, aku mengajak temanku untuk mengejar Sang Bidadari kecil yang baru saja bikin hatiku lemas.
"Jun, ikut cewek tu yok!", kataku mengajak
"ehmmm... Ayok..." jawab temanku singkat, sambil memutar haluan sepeda dan mendayung dengan kencang.
Bersambung...
( 3 serangkai )
Ya... Desa, di situlah aku tinggal di besarkan. Memang hidup di Desa tak seindah di Kota, apa lagi Kota-kota Besar. Tapi harus gimana, aku toh memang dilahirkan dan dibesarkan disitu. Menghabiskan waktu bersama teman-teman, bermain permainan di lokasi manapun, mengaji bersama di saat malam datang. Mungkin suasana itu yamg membuat kami merasa nyaman hidup di lingkungan Desa.
Di balik semua kejadian yang pernah aku rasakan, banyak tersimpan kenangan-kenangan yang membuat aku kepingin kembali ke masa lalu, biarpun sejenak. Perasaan ini, juga dirasakan oleh teman-teman aku yang sekarang sedang mengadu nasib ke berbagai daerah. Pengen rasanya kami sejenak kembali dan melakukan hal-hal yang pernah kami buat di kala itu.
Di antara Ribuan Kenangan, ada satu kenangan yang kerap membayangi, disaat aku mengenang masa lalu ku. Itu lah kenangan yang tak pernah bisa aku lupakan.
Kala yang indah saat itu, hari dimana aku jatuh cinta. Lucu yaaa.....
Gak salah orang menamakan cinta monyet, takutnya lebih besar dari cinta. Hehehe...
Kala itu hari yang damai. seperti biasa, Pulang sekolah aku makan siang terus keluyuran kemana-mana. Mau gimana, yang namanya anak kecil, 80% waktu cuma untuk bermain. Gitu juga aku dulu.
Anehnya, waktu itu aku agak males di ajak maen. Entah kenapa, aku lebih memilih duduk di Pos Kamling. Kebetulan ada kawan yang nemanin aku, jadi aku gak sendirian.
Di saat asyik nyetel-nyetel sepeda (kendaraan berhargaku), tiba-tiba lewat seorang gadis yang cantik. Usianya seumuran sama aku juga. Masih terbayang dengan jelas, disaat itu dia mengayuh sepeda mininya, memakai baju Busana Sopan, dengan jelbab orange yang begitu manis. Sempat aku lihat Tas coklat bersandar di dalam keranjang sepeda'nya.
Aku mencoba menatap dia dengan manja, tau sendiri tatapan anak 10 tahunan, hehe. Gadis itu pun tersenyum padaku.
Sungguh, hampir aku jatuh pingsan, jantungku berdegup dengan kencang.
Ya Tuhan, hampir saja saat itu tangan aku dimakan rantai sepeda, gara-gara terpana menatap gadis tercantik yang pernah aku tatap.
Tak cukup disitu, aku mengajak temanku untuk mengejar Sang Bidadari kecil yang baru saja bikin hatiku lemas.
"Jun, ikut cewek tu yok!", kataku mengajak
"ehmmm... Ayok..." jawab temanku singkat, sambil memutar haluan sepeda dan mendayung dengan kencang.
Bersambung...
( 3 serangkai )
HIDUP BEBAS ROKOK
Bagi sebagian orang, mungkin rokok adalah musuhnya. Tapi bagi perokok, rokok tak ubahnya laksana teman yang paling setia. Di saat senang dan susah, orang akan melepaskan ekspresinya lewat sebatang rokok yang di bakar dan dihisap.
Di balik hal itu, ternyata banyak efek negatif yang ditimbulkan oleh asap rokok tersebut. Diantaranya ialah
• Kanker
• Serangan Jantung
• Impotensi
• Gangguan Kehamilan dan Janin.
Orang yang tidak merokok, dan menghirup asap yang dilepaskan perokok, lebih berbahaya dari perokok itu sendiri. Hal inilah yang membuat orang yang tidak merokok jadi gerah. Betapa tidak, dia tidak merokok tapi berpeluang besar mengalami gangguan kesehatan. Apa lagi kalo sampai yang menghirup asap orang yang dilepaskan orang, dihirup oleh penderita Sesak nafas dan Asma. Imbasnya akan langsung terasa.
Sebetulnya, banyak Slogan yang ditempel tentang larangan merokok di tempat umum. Namun sering tidak di indahkan oleh perokok. Belum lagi Perda yang ditetapkan oleh Daerah tertentu di Indonesia.
Sudah sepantasnya kita menghilangkan kebiasaan buruk Merokok. Apalagi merokok di tempat umum. Kita harus bisa menghargai orang yang tidak merokok. Karena mereka yang paling rentan terkena imbas dari asap rokok.
Semoga Lingkungan kita, bersih dari asap rokok. Hidup sehat akan terasa enak. So pasti....
Di balik hal itu, ternyata banyak efek negatif yang ditimbulkan oleh asap rokok tersebut. Diantaranya ialah
• Kanker
• Serangan Jantung
• Impotensi
• Gangguan Kehamilan dan Janin.
Orang yang tidak merokok, dan menghirup asap yang dilepaskan perokok, lebih berbahaya dari perokok itu sendiri. Hal inilah yang membuat orang yang tidak merokok jadi gerah. Betapa tidak, dia tidak merokok tapi berpeluang besar mengalami gangguan kesehatan. Apa lagi kalo sampai yang menghirup asap orang yang dilepaskan orang, dihirup oleh penderita Sesak nafas dan Asma. Imbasnya akan langsung terasa.
Sebetulnya, banyak Slogan yang ditempel tentang larangan merokok di tempat umum. Namun sering tidak di indahkan oleh perokok. Belum lagi Perda yang ditetapkan oleh Daerah tertentu di Indonesia.
Sudah sepantasnya kita menghilangkan kebiasaan buruk Merokok. Apalagi merokok di tempat umum. Kita harus bisa menghargai orang yang tidak merokok. Karena mereka yang paling rentan terkena imbas dari asap rokok.
Semoga Lingkungan kita, bersih dari asap rokok. Hidup sehat akan terasa enak. So pasti....
Langganan:
Postingan (Atom)
Ini Dia Alasan Pengumuman CPNS Bidan PTT Belum Keluar
Mungkin kebanyakan dari para Bidan PTT yang sudah mengikuti ujian kompetensi dasar TKD pada ujian seleksi CPNS dari Dokter gigi PTT...
-
Kumpulan Foto Cewek Cantik Terbaru - pada kesempatan kali ini saya akan membagikan Kumpulan foto cewek cantik dari indonesia, Klik gambar...
-
Info Release Date: 20 October 2011 Genre: Drama Cast: Revalina S Temat, Lukman Sardi, Ferry Salim, Feby Febiola, Helmalia Putri, In...
-
Mungkin kebanyakan dari para Bidan PTT yang sudah mengikuti ujian kompetensi dasar TKD pada ujian seleksi CPNS dari Dokter gigi PTT...