BIREUEN - Pameran Teknologi Tepat Guna(TTG) Aceh tahun 2009 yang di adakan di Bireuen, ditutup. Acara yang dibuka pada (24/10) di tutup tadi malam (28/10). Penutupan ditandai dengan pengumuman pemenang dan pembagian piala kepada Kab/Kota yang memperagakan alat-alat hasil ciptaan dari daerah masing-masing.
Tuan rumah Bireuen, memperoleh juara ke III kategori Teknologi Tepat Guna. Alat yang di ciptakan yaitu, alat penyedot pasir. Untuk juara II di raih oleh Kab. Aceh Selatan, dengan hasil karya berupa alat pengolah minyak kelapa murni. Sedangkan juara I diraih Kab. Pidie lewat hasil cipta alat penghalus tapak sepatu.
Penilaian Stand terbaik, di menangkan oleh Kab. Bireuen dengan mengantongi juara pertama. Menyusul Stand Kota. Banda Aceh di peringkat ke II dan Kota. Langsa di peringkat ke III. Kategori juara umum jatuh kepada tuan rumah Kab. Bireuen.
Acara pentupan tersebut juga di meriahkan dengan pembakaran kembang api dan kehadiran Rafli dengan syiar-syair terbaiknya.
POLIGAMI
Poligami adalah salah satu permasalahan yang gencar di bicarakan publik. Banyak aktifis-aktifis yang menentang sistim poligami. Alasan-alasan tertentu pun diberikan. Tak hanya itu, dengan hadirnya sekumpulan orang yang menggalakkan sistim poligami membuat suasana jadi tambah kacau.
Pertanyaan'nya, kenapa Poligami di tentang oleh sebagian orang! Mari sejenak kita renungi suasana di zaman kita sekarang. Coba kita lakukan survei di tempat masing-masing. Kita ambil suatu kesimpulan, berapa perbandingan jumlah kaum Adam dengan jumlah kaum Hawa.
Kalau benar kaum Hawa lebih banyak, coba kita misalkan 2 : 1 jumlah pria dari jumlah wanita. Jika Poligami di larang tentu pria hanya boleh kawin satu. Lalu bagaimana dengan wanita yang satu lagi.
Pertanyaan penting yang mesti kita renungi, bagaimana jika anda berada di posisi wanita yang satunya, wanita yang tidak kawin???
Menurut pandangan Islam, Poligami adalah sesuatu yang di bolehkan. Dengan syarat, si Suami harus adil kepada seluruh Istrinya. Juga si Suami maksimal bisa memiliki 4 orang Istri.
Pertanyaan'nya, kenapa Poligami di tentang oleh sebagian orang! Mari sejenak kita renungi suasana di zaman kita sekarang. Coba kita lakukan survei di tempat masing-masing. Kita ambil suatu kesimpulan, berapa perbandingan jumlah kaum Adam dengan jumlah kaum Hawa.
Kalau benar kaum Hawa lebih banyak, coba kita misalkan 2 : 1 jumlah pria dari jumlah wanita. Jika Poligami di larang tentu pria hanya boleh kawin satu. Lalu bagaimana dengan wanita yang satu lagi.
Pertanyaan penting yang mesti kita renungi, bagaimana jika anda berada di posisi wanita yang satunya, wanita yang tidak kawin???
LAPORAN TTG BIREUEN
BIREUEN - Pameran Teknologi Tepat Guna mulai dibuka. Sabtu malam tadi (24/10) seluruh Stand terlihat di padati masyarakat yang datang dari berbagai daerah. Masyarakat terlihat antusias menyaksikan berbagai Barang dan Teknologi yang di pajang oleh panitia dari seluruh Kabupaten/Kota tersebut.
Salah satunya adalah Stand milik Dinas PU kabupaten Bireuen. Saya yang kebetulan masuk ke Stand tersebut, mendapat arahan langsung dari panita yang berasal dari ILO. Salah satu informasi yang mereka jelaskan adalah tentang pembuatan jalan dengan menggunakan teknologi Aspal Dingin (Cool Mix).
Adapun Stand lainnya yang tak kalah menarik yaitu milik Kodya Sabang. Mereka menggelar barang-barang kerajinan tangan yang terbuat dari pasir dan cangkang kerang. Begitu juga dengan Stand Aceh Timur yang lebih banyak menampilkan barang-barang hasil kerajinan tangan.
Dengan menyaksikan berbagai barang dan teknologi, ternyata kita semakin tau bahwa banyak teknologi-teknologi tepat guna yang di ciptakan oleh putra Aceh. Dengan di adakannya acara ini, semoga bisa menjadi motivasi buat kita semua, untuk dapat berkembang dan berkarya.
Salah satunya adalah Stand milik Dinas PU kabupaten Bireuen. Saya yang kebetulan masuk ke Stand tersebut, mendapat arahan langsung dari panita yang berasal dari ILO. Salah satu informasi yang mereka jelaskan adalah tentang pembuatan jalan dengan menggunakan teknologi Aspal Dingin (Cool Mix).
Adapun Stand lainnya yang tak kalah menarik yaitu milik Kodya Sabang. Mereka menggelar barang-barang kerajinan tangan yang terbuat dari pasir dan cangkang kerang. Begitu juga dengan Stand Aceh Timur yang lebih banyak menampilkan barang-barang hasil kerajinan tangan.
Dengan menyaksikan berbagai barang dan teknologi, ternyata kita semakin tau bahwa banyak teknologi-teknologi tepat guna yang di ciptakan oleh putra Aceh. Dengan di adakannya acara ini, semoga bisa menjadi motivasi buat kita semua, untuk dapat berkembang dan berkarya.
SATLANTAS BAGIKAN HELM GRATIS
TAKENGON - Untuk menekan angka kecelakaan Lalu lintas bagi pengendara Sepeda motor, Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Tengah, membagikan helm standar gratis kepada sejumlah pengendara Sepmor di daerah itu. Kegiatan itu dilaksanakan, Rabu (21/10), di depan Mapolres Aceh Tengah, dengan melibatkan puluhan anggota Satlantas.
Pantauan Prohaba, helm tersebut dibagikan kepada sejumlah pengendara yang kedapatan tidak menggunakan helm. Awalnya, sebagian pengendara terlihat panik karena mengira ada razi. Namun setelah tau pembagian helm, mereka jadi lega.
Kapolres Aceh Tengah, AKBP Edwin Rachmat Adikusumo melalui Kasat Lantas AKP Nur Khamid SH Slk, mengatakan, pembagian helm tersebut berkaitan dengan kegiatan sosial untuk mengurangi dan menekan angka Laka lantas.
(Copy from : Prohaba
Pantauan Prohaba, helm tersebut dibagikan kepada sejumlah pengendara yang kedapatan tidak menggunakan helm. Awalnya, sebagian pengendara terlihat panik karena mengira ada razi. Namun setelah tau pembagian helm, mereka jadi lega.
Kapolres Aceh Tengah, AKBP Edwin Rachmat Adikusumo melalui Kasat Lantas AKP Nur Khamid SH Slk, mengatakan, pembagian helm tersebut berkaitan dengan kegiatan sosial untuk mengurangi dan menekan angka Laka lantas.
(Copy from : Prohaba
DAYAH SIRAJUL HUDA
BIREUEN - Dayah Sirajul Huda Al'aziziyah, terletak di Desa Jangka Alue Bie, Kec. Jangka Kab. Bireuen. Dayah yang di bangun pada tahun 1998 tersebut, di pimpin oleh Tgk. Idris Daud. Komplek dayah tersebut berdiri di areal tanah seluas 200m persegi.
Adapun santrinya, berasal dari desa tersebut dan dari desa tetangga. Santri tersebut terdiri dari beberapa kelas. Pembagian kelas berdasarkan pendidikan/sekolah yang sedang di tempuh. Santri kelas 1 adalah anak-anak yang lagi bersekolah di SD. Santri Kelas 2 adalah siswa yang bersekolah di SMP. Sedangkan kelas 3, adalah santri yang bersekolah di tingkat SMA dan Perguruan Tinggi.
Selain 3 kelas tersebut, Dayah Sirajul Huda juga memiliki santri para Ibu-ibu rumah tangga. Juga santriwati yang berumur antara 15-25 tahun. Selain itu, terdapat juga kelas TPA, yang didominasi oleh anak-anak yang masih TK dan baru belajar al-Quran.
Selain proses mengaji, dayah ini juga aktif mengadakan peringatan hari besar Islam. Seperti Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, dan Dakwah Islamiah. Dayah ini juga memiliki kelompok Zikir, yang siap dipanggil oleh orang luar untuk berzikir.
Namun sayangnya, Dayah yang di bangun dengan swadaya masyarakat ini, masih minim fasilitas. Adapun fasilitas yang ada berupa 3 buah balai, 5 buah bilik penginapan bagi santri laki-laki, dan MCK yang masih seadanya. Panitia Pembangunan Dayah selalu berusaha untuk mendapatkan dana agar dapat melengkapi fasilitas Dayah. Panitia selalu menerima sedekah dari masyarakat yang mau menyumbang untuk Pembangunan dayah. Apalagi kalo yang nyumbang dari PEMDA, mungkin dayah ini akan sempurna. Tapi kapan, insya allah . . . . .
(by santri SIRAJUL HUDA)
Adapun santrinya, berasal dari desa tersebut dan dari desa tetangga. Santri tersebut terdiri dari beberapa kelas. Pembagian kelas berdasarkan pendidikan/sekolah yang sedang di tempuh. Santri kelas 1 adalah anak-anak yang lagi bersekolah di SD. Santri Kelas 2 adalah siswa yang bersekolah di SMP. Sedangkan kelas 3, adalah santri yang bersekolah di tingkat SMA dan Perguruan Tinggi.
Selain 3 kelas tersebut, Dayah Sirajul Huda juga memiliki santri para Ibu-ibu rumah tangga. Juga santriwati yang berumur antara 15-25 tahun. Selain itu, terdapat juga kelas TPA, yang didominasi oleh anak-anak yang masih TK dan baru belajar al-Quran.
Selain proses mengaji, dayah ini juga aktif mengadakan peringatan hari besar Islam. Seperti Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, dan Dakwah Islamiah. Dayah ini juga memiliki kelompok Zikir, yang siap dipanggil oleh orang luar untuk berzikir.
Namun sayangnya, Dayah yang di bangun dengan swadaya masyarakat ini, masih minim fasilitas. Adapun fasilitas yang ada berupa 3 buah balai, 5 buah bilik penginapan bagi santri laki-laki, dan MCK yang masih seadanya. Panitia Pembangunan Dayah selalu berusaha untuk mendapatkan dana agar dapat melengkapi fasilitas Dayah. Panitia selalu menerima sedekah dari masyarakat yang mau menyumbang untuk Pembangunan dayah. Apalagi kalo yang nyumbang dari PEMDA, mungkin dayah ini akan sempurna. Tapi kapan, insya allah . . . . .
(by santri SIRAJUL HUDA)
KETIKA HATI MERASAKAN CINTA
Mungkin, tak ada yang tidak tau apa itu cinta. Mulai dari anak-anak remaja, sampai orang tua sekalipun. Tak pandang miskin atau kaya, cacat ataupun sempurna. Yang namanya cinta tersebut datang dan terbenam di lubuk hati manusia.
Cinta memang susah di mengerti, mulanya saling mengenal, tapi akhirnya cinta merasukinya. Banyak orang yang merasakan getaran hati tersebut saat pandangan pertama. Getaran yang teramat dalam di rasakan oleh anak manusia. Tapi seringkali cinta ini jarang yang kesampaian.
Bagi sebagian orang, Saat-saat jatuh cinta adalah waktu yang terindah baginya. Dimana sepasang manusia saling berbagi perasaan, baik suka maupun duka. Saling berjanji sehidup semati, saling bercanda tawa. Mereka seakan-akan laksana ratu dan raja. Saat itulah dimana sebagian orang menodai cinta dengan hal yang negatif. Banyak yang salah mengartikan arti dari kasih sayang. Mereka memamfaatkan saat bersama, dengan melakukan hal-hal yang tidak terpuji tersebut.
Semuanya terjadi di saat anak manusia, terhanyut dalam belaian cinta. Entah itu cinta yang sempurna, atau nafsu semata. Tapi, alangkah baiknya jika kita menjalani kisah cinta, dengan melakukan hal-hal yang positif. Dengan saling memahami dan menghargai, kelak cinta akan membawa kita ke dalam mahligai persandingan. Amin....
Cinta memang susah di mengerti, mulanya saling mengenal, tapi akhirnya cinta merasukinya. Banyak orang yang merasakan getaran hati tersebut saat pandangan pertama. Getaran yang teramat dalam di rasakan oleh anak manusia. Tapi seringkali cinta ini jarang yang kesampaian.
Bagi sebagian orang, Saat-saat jatuh cinta adalah waktu yang terindah baginya. Dimana sepasang manusia saling berbagi perasaan, baik suka maupun duka. Saling berjanji sehidup semati, saling bercanda tawa. Mereka seakan-akan laksana ratu dan raja. Saat itulah dimana sebagian orang menodai cinta dengan hal yang negatif. Banyak yang salah mengartikan arti dari kasih sayang. Mereka memamfaatkan saat bersama, dengan melakukan hal-hal yang tidak terpuji tersebut.
Semuanya terjadi di saat anak manusia, terhanyut dalam belaian cinta. Entah itu cinta yang sempurna, atau nafsu semata. Tapi, alangkah baiknya jika kita menjalani kisah cinta, dengan melakukan hal-hal yang positif. Dengan saling memahami dan menghargai, kelak cinta akan membawa kita ke dalam mahligai persandingan. Amin....
PAMERAN TTG BIREUEN
BIREUEN - Pameran Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Provinsi Aceh 2009 diadakan di Bireuen. Pameran yang akan akan dibuka Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf itu juga dihadiri oleh Dirjen Depdagri. Lokasinya bertempat di bekas lokasi MTQ Provinsi dua tahun lalu, yaitu di Desa Cot Girek, Paya Kareung, Peusangan.
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Bireuen, Marwan kepada Serambi, mengatakan, sebagai tuan rumah, Bireuen telah mempersiapkan 53 stand. "Kini, persiapan tempat hampir selesai. Hanya tinggal pemasangan jaringan listrik dan pekerjaan lainnya," ujar Marwan.
Pameran tersebut akan diikuti oleh seluruh kabupaten/kota di Aceh. Pameran TTG nanti, akan menampilkan produk ketrampilan dari daerah masing-masing dan ajang promosi produk untuk masing-masing kabupaten/kota.
Selain kabupaten/kota, pameran itu juga akan diikuti Pemerintah Aceh dan beberapa pihak swasta lainnya. "Kini, panitia tempat bekerja siang malam untuk menyukseskan agenda tahunan ini," ujar Marwan. Pameran ini diperlukan untuk menambah pengetahuan masyarakat agar mengenal produk-produk yang ada di Aceh.
(Copy from : Serambinews)
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Bireuen, Marwan kepada Serambi, mengatakan, sebagai tuan rumah, Bireuen telah mempersiapkan 53 stand. "Kini, persiapan tempat hampir selesai. Hanya tinggal pemasangan jaringan listrik dan pekerjaan lainnya," ujar Marwan.
Pameran tersebut akan diikuti oleh seluruh kabupaten/kota di Aceh. Pameran TTG nanti, akan menampilkan produk ketrampilan dari daerah masing-masing dan ajang promosi produk untuk masing-masing kabupaten/kota.
Selain kabupaten/kota, pameran itu juga akan diikuti Pemerintah Aceh dan beberapa pihak swasta lainnya. "Kini, panitia tempat bekerja siang malam untuk menyukseskan agenda tahunan ini," ujar Marwan. Pameran ini diperlukan untuk menambah pengetahuan masyarakat agar mengenal produk-produk yang ada di Aceh.
(Copy from : Serambinews)
Langganan:
Postingan (Atom)
Ini Dia Alasan Pengumuman CPNS Bidan PTT Belum Keluar
Mungkin kebanyakan dari para Bidan PTT yang sudah mengikuti ujian kompetensi dasar TKD pada ujian seleksi CPNS dari Dokter gigi PTT...
-
Kumpulan Foto Cewek Cantik Terbaru - pada kesempatan kali ini saya akan membagikan Kumpulan foto cewek cantik dari indonesia, Klik gambar...
-
Info Release Date: 20 October 2011 Genre: Drama Cast: Revalina S Temat, Lukman Sardi, Ferry Salim, Feby Febiola, Helmalia Putri, In...
-
Mungkin kebanyakan dari para Bidan PTT yang sudah mengikuti ujian kompetensi dasar TKD pada ujian seleksi CPNS dari Dokter gigi PTT...